periskop.id -  Harga aset kripto teratas bergerak variatif cenderung melemah pada perdagangan Jumat, 9 Januari 2026. Pergerakan pasar tampaknya masih dibayangi sikap hati-hati pelaku pasar, tercermin dari indeks Fear & Greed yang berada di level 41 (netral).

Berdasarkan data CoinMarketCap pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Bitcoin (BTC) tercatat melemah 0,39% dalam 24 jam terakhir ke level US$90.981,08 atau setara Rp1,53 miliar (kurs Rp16.820 per US$). Namun, dalam tujuh hari terakhir, Bitcoin masih menguat 2,76%.

Ethereum (ETH) juga bergerak di zona merah. ETH turun 2,21% dalam 24 jam terakhir ke harga US$3.102,67 atau sekitar Rp52,2 juta, meski secara mingguan masih naik 3,45%.

Sementara itu, Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) relatif stabil di kisaran US$0,99, dengan pergerakan yang cenderung mendatar baik secara harian maupun mingguan.

Dari jajaran altcoin utama, XRP terkoreksi 3,31% dalam 24 jam terakhir ke level US$2,11 atau sekitar Rp35.490, tetapi masih mencatat lonjakan 12,81% dalam tujuh hari terakhir. BNB melemah 1,27% dalam 24 jam ke harga US$889,59 atau setara Rp14,96 juta, sementara secara mingguan menguat 3,25%.

Di sisi lain, Solana (SOL) justru menguat 1,05% dalam 24 jam terakhir ke level US$138,17 atau sekitar Rp2,32 juta, dengan kenaikan 9,61% dalam tujuh hari terakhir.

Adapun Dogecoin (DOGE) turun 3,74% dalam 24 jam terakhir ke harga US$0,1417 atau setara Rp2.384, namun masih mencatat penguatan 12,15% dalam sepekan.

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global tercatat sekitar US$3,11 triliun atau sekitar Rp52.310 triliun, turun 0,89% dalam 24 jam terakhir, mencerminkan tekanan jual yang masih membayangi pergerakan aset digital.