Periskop.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap memberikan bantuan tambahan, untuk warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

“Kalau memang dibutuhkan, saya sudah minta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan juga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mempersiapkan tambahan yang bisa dilakukan oleh DKI Jakarta,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota, Senin (1/12). 

Pramono menyatakan prihatin dengan bencana yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera Utara. Pramono juga menyebutkan, kondisi yang terjadi di kawasan Sumatera Utara saat ini benar-benar di luar bayangannya.

“Kalau melihat dampak dari apa yang terjadi di lapangan, sebenarnya sungguh di luar bayangan saya selama ini. Sehingga dengan demikian kami sudah melakukan koordinasi untuk itu," katanya.

Kalau memang masih diperlukan, DKI Jakarta akan mengirimkan bantuan tambahan. Pramono mengatakan bantuan dari Pemerintah Jakarta untuk warga yang terdampak di Sumatera Utara telah dikirim secara bertahap.

Libatkan BUMD

Sebelumnya pada Sabtu (29/11) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sudah menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno menegaskan, respon cepat menjadi prioritas utama dalam menghadapi situasi darurat tersebut. BPBD DKI Jakarta menyalurkan 1.000 paket makanan siap saji, selimut serta perlengkapan keluarga dan anak.

Bantuan dari BUMD DKI Jakarta juga mengalir dari berbagai sektor, sebagai bentuk gotong-royong dan solidaritas antarwarga. Bantuan dari BUMD yang diberikan berupa sembako, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, bahkan tandon air bersih dan kebutuhan pokok lainnya.

BUMD yang berpartisipasi yaitu PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Pembangunan Jaya Ancol, PAM Jaya, PT Jakarta Tourisindo, Dharma Jaya dan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP). Selain itu Jamkrida, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), MRT Jakarta, PAL Jaya, Transjakarta, Pasar Jaya dan Sarana Jaya.

Menurut Rano, koordinasi intensif terus dilakukan agar bantuan yang dihimpun benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan. “Kami memastikan barang-barang yang dikirim adalah yang paling dibutuhkan, berdasarkan laporan langsung dari tim penanggulangan bencana yang sudah bersiaga di lokasi,” ujarnya.