periskop.id - BNPB memperbarui data korban terdampak bencana banjir dan longsor tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Data terbaru yang dihimpun BNPB, sebanyak 804 orang meninggal dunia akibat bencana ini.
Berdasarkan data resmi dari laman BNPB, per Rabu (3/12) sekitar pukul 15.15 WIB, BNPB mencatat sebanyak 804 korban meninggal dunia, 657 orang hilang, dan 2.600 orang luka-luka. Sementara itu, sebanyak 576.600 jiwa mengungsi di tiga provinsi itu.
Dari data korban tersebut, BNPB mencatat Kabupaten/Kota Agam paling banyak terdampak korban jiwa meninggal dunia sebanyak 143 dan korban hilang 188. Sementara itu, korban luka dan sakit paling banyak ada di Kabupaten/Kota Tapanuli Tengah sebanyak 521 jiwa.
BNPB juga mendata rumah warga yang mengalami kerusakan, mulai dari skala ringan sampai berat. Secara rinci, berikut adalah data rumah yang rusak akibat bencana banjir dan longsor, yaitu:
- Rumah rusak berat 2.600
- Rumah rusak sedang 2.100
- Rumah rusak ringan 4.900
Selain itu, BNPB juga mencatat kerusakan pada fasilitas umum, yaitu 215 fasilitas pendidikan, 9 fasilitas kesehatan, 132 fasilitas peribadatan, dan 299 jembatan.
Secara keseluruhan, BNPB mencatat sebanyak 3,2 juta jiwa terdampak bencana ini. Sementara itu, ada 49 kabupaten terdampak bencana ini.
BNPB menyebutkan, ada 1,7 juta penduduk terdampak di Sumut, ada 1,4 juta penduduk terdampak di Aceh, dan ada 140.500 penduduk terdampak di Sumbar.
Tinggalkan Komentar
Komentar