periskop.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto tidak ingin kebakaran Terra Drone, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat terulang lagi di daerah lain.

Tito menyampaikan hal tersebut usai dihubungi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang menaruh atensi terhadap kebakaran tersebut. Tragedi itu menjadi evaluasi bagi pemerintah untuk menata kembali prosedur gedung-gedung demi mencegah kebakaran.

“Saya yakin Bapak Presiden tidak menginginkan ini terulang. Oleh karena itu, Pak Mensesneg menelepon kami dan ya kita segera, saya selaku Mendagri tentu pembina wilayah, ini memiliki tanggung jawab untuk menangani, jangan sampai terulang kembali,” kata Tito, saat meninjau lokasi kebakaran, Rabu (10/12).

Tito meyakini Presiden Prabowo pun memberikan atensi atas tragedi itu karena menimbulkan korban jiwa sebanyak 22 orang.

"Jangan kita beranggapan bahwa eh sudah selesai, nanti diam-diam setelah itu kejadian yang sama terulang," ucap dia.

Diketahui, polisi mengungkapkan data terbaru korban kebakaran ruko Terra Drone, Jakarta Pusat, yang berhasil mengidentifikasi tujuh korban dari sebelumnya hanya tiga korban.

“Kemarin malam, Selasa (9/12) telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi dan dinyatakan teridentifikasi sebanyak tiga orang. Dan pagi ini Rabu (10/12), kembali kita laksanakan rekonsiliasi untuk menentukan identitas korban dan memutuskan tujuh jenazah telah kembali kami identifikasi. Jadi, tadi malam dan hari ini ada 10 jenazah,” kata Kepala RS Polri Brigjen Pol Prima Heru, dalam konferensi pers, Rabu (10/12).

Prima menyampaikan, Tim DVI Polri mencatat telah menerima sebanyak 22 kantong jenazah dari korban kebakaran di Terra Drone. Namun, pihaknya baru memeriksa 20 kantong jenazah.

“Tim DVI Polri yang terdiri dari Biro Dokpol, Biro Labfor, Pusdokkes Polri, Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat 1 Pusdokkes Polri, Bidokkes Polda Metro Jaya, Identifikasi Polda Metro Jaya, Forensik FK UI, dan Forensik Odontologi UI telah melakukan pemeriksaan terhadap 20 kantong jenazah,” tutur dia.