Pemerintah Gelontorkan Rp125 Miliar dari APBN untuk Bangun Ponpes Al-Khoziny
Pemerintah mulai membangun kembali Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo dengan dana Rp125,3 miliar. Target selesai Juli 2026, proyek ini diharapkan menghadirkan fasilitas aman bagi santri pa...

periskop.id - Pembangunan kembali Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, resmi dimulai setelah bangunan pesantren itu ambruk pada akhir September dan menewaskan 63 orang. Groundbreaking dilakukan pada Kamis (11/12) dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau yang kerap disapa Cak Imin.
Proyek rekonstruksi ini dibiayai penuh oleh APBN dengan anggaran Rp125,3 miliar. Pemerintah menargetkan pembangunan selesai pada Juli 2026.
Cak Imin menegaskan bahwa proses pembangunan harus berjalan transparan dan bebas dari praktik korupsi.
“Semoga pembangunan cepat selesai, kuat, berkualitas, tidak dikorupsi, lancar, membawa keberkahan buat semua yang terlibat,” ujarnya pada Kamis (11/12).
Ia menyebut peletakan batu pertama ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang aman bagi para santri.
“Hari ini menjadi momentum untuk kita semua; pemerintah, pengasuh, lembaga pendidikan untuk bahu-membahu agar pesantren semakin nyaman dan aman,” kata Cak Imin.
Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap rekonstruksi pesantren tersebut pasca tragedi, dan telah menginstruksikan agar pekerjaan dilakukan maksimal.
Melansir dari Antara, rekonstruksi bangunan akan mencakup satu gedung utama lima lantai yang difungsikan sebagai asrama dan ruang pendidikan dan satu bangunan masjid empat lantai.
Seluruh fasilitas akan dibangun di atas lahan sekitar 4.100 meter persegi di Jalan Raya Siwalan Panji II, Buduran, tak jauh dari lokasi lama.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai pondok pesantren, bangunan pesantren, dan Pesantren Al Khoziny dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.