Periskop.id - Antrean kendaraan pemudik menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, dipastikan telah terurai. Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan di Banyuwangi, Rabu (18/3).
"Alhamdulillah pada hari ini tepat pukul 16.00 Wita, sudah tidak ada lagi antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, dan semuanya sudah terkendali dan masuk ke area zona penyangga," kata dia.
Aan, menegaskan, hingga Rabu sore sudah tidak ada lagi antrean di jalan raya Denpasar-Pelabuhan Gilimanuk. Saat ini petugas di Pelabuhan Gilimanuk sedang proses penarikan kendaraan di buffer zone ke pelabuhan.
Menurut dia, seiring dengan penutupan sementara penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk, untuk menghormati Hari Suci Nyepi di Bali, dari 40 unit kapal yang beroperasi, 34 unit di antaranya diberlakukan pola tiba bongkar berangkat atau TBB.
Sebanyak 34 unit kapal feri yang beroperasi TBB, Aan Suhanan optimistis pada malam ini, kendaraan maupun penumpang yang akan menyeberang dari Gilimanuk ke Ketapang bisa terangkut.
"Semua dermaga di Pelabuhan Ketapang kami berlakukan TBB, dan hanya disisakan satu dermaga saja melayani pengguna jasa dari Ketapang," tuturnya.
Tutup Sementara
Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano menyampaikan, capaian ini merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026 secara bertahap.
"Penguraian antrean ini merupakan hasil kerja bersama, mulai dari optimalisasi operasional kapal, pengaturan lalu lintas, hingga pemanfaatan buffer zone secara maksimal. Kami memastikan layanan terus berjalan optimal agar pengguna jasa dapat terlayani dengan baik," ujarnya.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menghentikan sementara layanan penyeberangan lintas Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali), sebagai bentuk penghormatan pada Hari Suci Nyepi di Pulau Bali.
Pada Rabu, 18 Maret 2026 petugas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Banyuwangi, tepat pukul 17.00 WIB menghentikan layanan penyeberangan. Layanan dibuka kembali pada Jumat 20 Maret 2026 pada pukul 05.00 WIB.
Sementara dari Pelabuhan Gilimanuk (Bali), aktivitas penyeberangan mulai dihentikan sementara pada Kamis, 19 Maret 2026 pada pukul 05.00 Wita dan dibuka kembali pada Jumat, 20 Maret pukul 06.00 Wita.
Tinggalkan Komentar
Komentar