periskop.id - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendukung perluasan pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga melampaui kantin sekolah. Ia menilai banyak elemen masyarakat yang sebetulnya bisa turut berkontribusi dalam program tersebut.
Gibran menyebutkan sejumlah pihak yang menurutnya layak dilibatkan, mulai dari pesantren, gereja, SMK Tata Boga, ibu-ibu PKK, hingga orang tua murid.
"Ya, itu saya kira bagus sekali. Bukan hanya kantin sekolah ya. Mungkin bisa melibatkan pesantren, melibatkan gereja, melibatkan SMK Tata Boga, melibatkan Ibu-ibu PKK, melibatkan orang tua murid, semua bisa," ujar Gibran saat kunjungan kerja ke SDN Wolomoni di Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis (18/6).
Keterlibatan orang tua murid, menurut Wapres, memiliki nilai tersendiri. Mereka dinilai lebih paham soal kebutuhan dan selera makan anak-anak dibanding pihak lain.
Dengan masukan langsung dari orang tua, variasi menu MBG diharapkan bisa makin beragam dan lebih sesuai kebutuhan siswa di masing-masing daerah.
Kunjungan ke SDN Wolomoni merupakan bagian dari rangkaian perjalanan dinas Gibran selama 18-21 Juni 2026. Ia dijadwalkan menyambangi tiga provinsi sekaligus, yakni NTT, Gorontalo, dan Papua.
Dari Ende, Gibran melanjutkan lawatan ke Gorontalo. Di sana, ia akan menghadiri sekaligus membuka Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026, serta meninjau Bendungan Bulango Ulu sebagai infrastruktur pendukung ketahanan pangan.
Di Papua Barat, Gibran diagendakan meninjau Sentra Produksi Kakao Ransiki di Kabupaten Manokwari Selatan. Ia juga akan membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional XIV di Manokwari.
Hari terakhir kunjungan kerja membawa Gibran ke Papua Selatan melalui Kabupaten Asmat. Sejumlah fasilitas publik akan ditinjau, antara lain Asmat Museum of Culture and Progress, Sekolah Lapang Sagu, RSUD Agats, serta Gereja Katedral Salib Suci.
"Saya kira masukan-masukan dari orang tua murid itu paling baik untuk perbaikan, terutama perbaikan menu ke depan ya," pungkas Gibran.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar