Periskop.id — Perburuan tiket alias "war tiket" untuk menyaksikan langsung Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka akan kembali digelar tahun ini. Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan, pemerintah akan membuka war tiket bagi 8.100 orang yang ingin mengikuti secara langsung upacara peringatan tersebut pada 17 Agustus 2026, kuota yang naik dibandingkan tahun lalu.
Juri mengatakan masyarakat akan kembali mendapat kesempatan hadir langsung di Istana Merdeka melalui mekanisme pendaftaran yang akan diumumkan pemerintah dalam waktu dekat.
"Kami juga akan melaksanakan war ticket bagi masyarakat yang ingin serta mengikuti Upacara Detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka sehingga ada kesempatan hadir secara langsung di Istana bagi masyarakat luas," ujar Juri pada konferensi pers Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (31/7).
Selain masyarakat umum, pemerintah juga akan mengundang para pemenang undian logo HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang telah diumumkan sebelumnya. Juri menyampaikan pemerintah menargetkan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dan Penurunan Bendera Pusaka pada 17 Agustus mendatang dihadiri sedikitnya 8.100 peserta.
Kuota Naik, Tapi Persaingan Diprediksi Tetap Ketat
Angka 8.100 kursi ini sedikit lebih tinggi dibandingkan kuota tahun lalu. Berdasarkan catatan Tirto.id, total undangan untuk Upacara HUT ke-80 RI pada 2025 berjumlah 8.000 undangan, dengan porsi bagi masyarakat umum sekitar 80% atau setara 6.400 orang dari keseluruhan kuota. Sementara itu, Kompas.com mencatat pemerintah tahun lalu menyediakan total 16.000 kursi untuk dua sesi upacara sekaligus — 8.000 kursi untuk sesi pagi Detik-Detik Proklamasi dan sisanya untuk sesi sore Penurunan Bendera.
Sekalipun kuota bertambah, war tiket tahun lalu membuktikan betapa tingginya minat masyarakat terhadap agenda ini. Pada salah satu gelombang pendaftaran 2025, situs resmi Pandang Istana diakses oleh lebih dari 34 ribu pengguna secara bersamaan hanya dalam hitungan detik setelah dibuka, dan jumlah pengakses melonjak hingga lebih dari 142 ribu orang dalam 25 menit pertama sebelum akhirnya kuota ludes terisi.
Mekanisme Pendaftaran Masih Menunggu Pengumuman Resmi
Hingga berita ini disusun, pemerintah belum merinci jadwal maupun tata cara resmi pendaftaran war tiket untuk 2026. Namun jika mengacu pada mekanisme tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran diperkirakan kembali dilakukan secara daring melalui laman resmi pandang.istanapresiden.go.id, dengan calon peserta diminta mengisi data diri, mengunggah foto, serta melampirkan dokumen identitas seperti KTP sebelum menjalani proses verifikasi panitia.
Rangkaian Peringatan Digelar Kolaboratif
Menurut Juri, rangkaian peringatan Bulan Kemerdekaan tahun ini dirancang secara kolaborasi dengan melibatkan berbagai kementerian, lembaga, serta partisipasi aktif masyarakat.
"Perayaan Bulan Kemerdekaan tahun ini dirancang secara kolaborasi melalui kerjasama berbagai kementerian dan lembaga, serta juga melibatkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya," katanya.
Sementara itu, Juri mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan bertindak sebagai inspektur upacara pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah menetapkan tema besar HUT ke-81 Kemerdekaan RI 2026 yaitu "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Tema tersebut menjadi gambaran arah pembangunan nasional dengan menekankan nilai kemandirian bangsa, pemerataan keadilan, serta kesejahteraan masyarakat.
Puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI akan berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026, yang terdiri dari Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih. Upacara kenegaraan tersebut akan menjadi rangkaian utama peringatan kemerdekaan yang biasanya digelar di Istana Kepresidenan dengan melibatkan pejabat negara, pasukan upacara, serta masyarakat yang mendapatkan undangan resmi.
Selain upacara kenegaraan, masyarakat di seluruh Indonesia juga akan menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT RI, seperti perlombaan rakyat, kegiatan kebudayaan, hingga pemasangan bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing.
Tinggalkan Komentar
Komentar