Periskop.id - Pemerintah memperpanjang pendaftaran undangan masyarakat untuk menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka. Kesempatan tambahan dibuka pada 8-9 Agustus 2026 setelah pendaftaran sebelumnya diserbu lebih dari 128 ribu orang hanya pada hari pertama.

Kementerian Sekretariat Negara menyampaikan pendaftaran tambahan akan kembali dibuka pukul 10.00 WIB pada masing-masing hari melalui portal Pandang Istana. Pemerintah juga menambah kuota undangan, meski jumlah tambahan yang disediakan belum dirinci dalam pengumuman terbaru.

"Terima kasih banyak atas antusiasme yang luar biasa dan tiada hentinya dari kalian semua hingga hari ketiga pendaftaran undangan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," tulis unggahan resmi Kementerian Sekretariat Negara, Jumat (7/8).

"Bagi #SobatSetneg yang belum berhasil mendapatkan undangan, kami mendengar aspirasi kalian! Ada kejutan manis nih, pendaftaran undangan resmi diperpanjang dan ditambah kuotanya," lanjut unggahan tersebut.

Perpanjangan itu memberikan dua kesempatan baru bagi masyarakat yang gagal mendapatkan undangan pada periode pendaftaran awal 5-7 Agustus 2026. Sebelumnya, Kemensetneg membuka registrasi setiap hari mulai pukul 10.00 WIB dengan kuota harian terbatas yang otomatis ditutup ketika kapasitas terpenuhi.

Hari Pertama Langsung Diserbu 128 Ribu Orang

Antusiasme masyarakat terhadap upacara di Istana tergolong sangat tinggi. Sekretariat Kabinet mencatat sebanyak 128.331 orang mengikuti proses perebutan undangan pada hari pertama, Rabu (5/8). Pendaftar berasal dari 36 provinsi di Indonesia dan 14 negara.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Pada hari pertama kemarin tercatat 128.331 masyarakat mengikuti 'war ticket', yang tersebar di 36 provinsi, bahkan ada peserta dari mancanegara," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Pendaftar dari luar negeri tercatat berasal antara lain dari Amerika Serikat, Australia, Rusia, Jerman, Britania Raya, Turki, Prancis, Arab Saudi, Belanda, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia.

Besarnya jumlah pengguna bahkan sempat membuat calon peserta harus mengantre secara daring. Pada hari pertama, portal pendaftaran menampilkan estimasi waktu tunggu lebih dari empat jam karena tingginya permintaan akses secara bersamaan. Kuota pada hari tersebut kemudian habis sekitar satu jam setelah registrasi dibuka.

Pemerintah sebelumnya menyiapkan total 8.100 undangan bagi masyarakat untuk mengikuti rangkaian upacara di Istana Merdeka. Dengan tingginya minat tersebut, pemerintah kemudian memilih membuka kembali kesempatan pendaftaran selama dua hari tambahan.

Prasetyo menilai tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya keinginan masyarakat untuk terlibat langsung dalam peringatan Hari Kemerdekaan.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah mendaftar untuk mengikuti war ticket Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta," ujarnya.

Siapkan KTP hingga Swafoto

Masyarakat yang ingin mencoba kembali pada 8-9 Agustus disarankan menyiapkan seluruh persyaratan sebelum pendaftaran dibuka.

Kemensetneg menetapkan sejumlah data yang perlu dipersiapkan, antara lain KTP atau Kartu Identitas Anak, alamat email aktif, nomor telepon aktif, serta swafoto formal terbaru sambil memegang kartu identitas. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui Pandang Istana.

Ketentuan pendaftaran yang diumumkan sebelumnya juga mensyaratkan calon peserta merupakan Warga Negara Indonesia dan berusia minimal 12 tahun pada 17 Agustus 2026. Satu NIK hanya dapat digunakan untuk satu kali permohonan undangan. Peserta juga tidak diperkenankan membawa balita ke lokasi upacara.

Kemensetneg meminta masyarakat hanya mengikuti informasi melalui kanal resmi pemerintah untuk menghindari informasi palsu maupun tautan pendaftaran tidak resmi. Panitia juga menyarankan calon peserta memasang pengingat, menyiapkan data lebih awal, dan memastikan koneksi internet stabil karena kuota tetap terbatas.

Tingginya minat publik pada 2026 melanjutkan fenomena serupa pada peringatan kemerdekaan tahun sebelumnya. Pada 2025, pemerintah juga membuka tambahan undangan setelah pendaftaran membeludak. Ketika itu, pendaftaran tambahan bahkan diakses sekitar 142 ribu pengguna dan kuotanya terpenuhi hanya dalam 25 menit.

Dengan dibukanya periode tambahan pada 8 dan 9 Agustus, masyarakat yang belum berhasil dalam tiga hari pertama masih mempunyai dua kesempatan terakhir untuk memperoleh undangan dan menyaksikan langsung Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.