iklan periskop
Nasional

Kronologi Mobil Drag Race Terobos Penonton di Kotamobagu, 6 Orang Tewas

Mobil peserta drag race di Kotamobagu keluar lintasan dan menghantam penonton. Enam orang tewas, 11 lainnya luka-luka.

2 jam yang lalu · 2 mnt baca
Kronologi Kecelakaan Microbus di Majalengka, Kendaraan Oleng hingga Terguling
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. AI Generated Image
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Ajang Open Tournament Drag Race-Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 di Jalan AP Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Sulawesi Utara, berubah menjadi tragedi. Enam warga tewas dan 11 lainnya luka-luka setelah mobil peserta menghantam kerumunan penonton, Minggu (9/8).

Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib bergerak cepat merespons kejadian tersebut. Ia mendatangi para korban yang tengah menjalani perawatan sekaligus menyampaikan simpati atas duka yang dialami keluarga korban.

“Saya menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini,” kata Weny Gaib saat mengunjungi korban di rumah sakit, Minggu (9/8).

Kecelakaan terjadi saat perlombaan berlangsung. Sebuah mobil peserta mengalami crash di area ujung garis finis, lalu keluar dari lintasan dan menghantam sejumlah penonton yang berada di sekitar lokasi.

Minimnya pengamanan memperparah situasi. Tidak ada pagar atau pembatas memadai antara lintasan kendaraan peserta dan area penonton, sehingga mobil bisa menerobos langsung ke kerumunan warga yang kemudian berhamburan menyelamatkan diri.

Petugas bersama warga sekitar segera mengevakuasi para korban. Mereka dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RS Monompia dan RS Pobundayan, untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut.

Kepolisian kini melakukan pengamanan dan pemeriksaan di lokasi kejadian. Penyelidikan diarahkan untuk mengusut penyebab kecelakaan, termasuk aspek keselamatan dan pengamanan dalam penyelenggaraan ajang balap tersebut.

Ajang Open Tournament Drag Race-Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 sendiri digelar di ruas jalan kota. Insiden ini menyedot perhatian publik terhadap standar keselamatan penyelenggaraan olahraga otomotif serupa di daerah.

Weny menegaskan, penanganan korban menjadi prioritas utama pemerintah saat ini, baik yang meninggal dunia maupun yang masih dirawat di rumah sakit. Ia memastikan perlombaan resmi dihentikan pascakejadian.

“Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Tetapi yang paling utama saat ini adalah penanganan korban, baik yang meninggal dunia maupun yang dirawat di rumah sakit. Untuk lomba sudah tidak dilanjutkan, kami hentikan,” ujarnya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai kecelakaan, Sulawesi Utara, dan balap mobil dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.