KPK Soroti Skor Integritas ATR/BPN yang Menurun
KPK menyoroti turunnya skor Survei Penilaian Integritas Kementerian ATR/BPN yang dinilai jadi sinyal peringatan dini.

Periskop.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti penurunan skor Survei Penilaian Integritas (SPI) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Turunnya angka tersebut dinilai lembaga antirasuah sebagai sinyal peringatan dini.
KPK menyebutkan, tren penurunan skor ini tidak bisa dianggap sepele. Lembaga tersebut menilai hasil survei itu mencerminkan kondisi tata kelola di internal ATR/BPN.
Sorotan ini muncul di tengah upaya KPK memantau perkembangan integritas berbagai instansi pemerintah melalui SPI. ATR/BPN menjadi salah satu kementerian yang disebut mengalami tren melemah dalam skor tersebut.
Penurunan skor SPI, menurut KPK, semestinya jadi bahan evaluasi bagi pimpinan kementerian. Sinyal peringatan dini itu diharapkan direspons cepat agar tidak berlanjut menjadi masalah integritas yang lebih besar.
KPK menekankan, hasil survei semacam ini idealnya dibaca sebagai indikator awal, bukan sekadar angka administratif. Instansi yang skornya turun disarankan segera membenahi celah yang berpotensi disalahgunakan.
ATR/BPN sendiri merupakan kementerian yang mengelola urusan pertanahan dan tata ruang nasional, sektor yang selama ini kerap jadi perhatian KPK karena potensi kerawanan korupsinya.
KPK menyampaikan, penurunan skor integritas semacam ini biasanya berkaitan dengan persepsi publik maupun internal pegawai terhadap praktik pelayanan di lembaga tersebut.
Lembaga antirasuah itu berharap kementerian yang skornya melemah dapat segera melakukan langkah perbaikan. Peringatan dini ini disebut penting agar tren negatif tidak terus berlanjut pada periode survei berikutnya.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), dan survei dengan mengeklik tautan.





Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.