Periskop.id - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan bahwa Indonesia menargetkan tetap berada di posisi tiga besar pada SEA Games 2025 di Thailand. Target tersebut mengikuti pencapaian Indonesia pada SEA Games 2023 di Kamboja.

“Target kita untuk SEA Games 2025 adalah mempertahankan posisi, minimal tetap di peringkat ketiga,” ujar Erick Thohir dalam konferensi pers, Kamis, sebagaimana dikutip dari Antara, Jumat (17/10).

Namun Thohir menilai bahwa edisi tahun ini akan menjadi salah satu yang paling menantang bagi Tim Indonesia. Sejumlah cabang olahraga dan nomor pertandingan yang sebelumnya menjadi penyumbang medali terbanyak tidak akan dipertandingkan di Thailand.

Berdasarkan data Kementerian Pemuda dan Olahraga, dari87 nomor yang menyumbang emas untuk Indonesia pada SEA Games 2023, sebanyak 41 nomor tidak masuk dalam program pertandingan SEA Games 2025. Hilangnya hampir setengah nomor andalan tersebut diperkirakan akan berdampak signifikan pada perolehan medali.

Menurut perhitungan Kemenpora, Indonesia perlu meraih 82 hingga 90 medali emas untuk mengamankan posisi ketiga. Namun evaluasi internal menunjukkan potensi raihan Indonesia di edisi 2025 hanya berada di kisaran 32 medali emas. Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan untuk bersaing di papan atas.

Dari sisi kontingen, dikutip dari RRI, Minggu (23/10), Indonesia saat ini tercatat mengirimkan 996 atlet, menjadikannya kontingen terbesar keempat. Thailand sebagai tuan rumah mengerahkan sekitar 1.800 atlet, disusul Filipina dengan 1.200 atlet, dan Malaysia dengan 1.100 atlet.

Dengan komposisi cabang olahraga yang berubah dan kebutuhan medali yang meningkat, SEA Games 2025 diperkirakan akan menjadi salah satu edisi tersulit bagi Indonesia dalam satu dekade terakhir.