periskop.id - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dikabarkan berencana menaturalisasi pemain asing untuk memperkuat Timnas Voli Indonesia. Langkah ini dinilai sebagai strategi ampuh untuk mengejar impian tampil di Olimpiade Brisbane 2032.
Pemain yang akan dinaturalisasi tersebut dikabarkan berasal dari Brasil, salah satu negara yang memiliki kekuatan besar di voli dunia. Kehadiran amunisi baru ini diharapkan mampu mendongkrak prestasi Timnas Voli Indonesia, baik di level Asia maupun dunia.
Rencana Naturalisasi Pemain oleh PBVSI
Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo mengatakan akan ada proyek strategis berupa naturalisasi pemain untuk memperkuat timnas voli Indonesia. Informasi ini ia sampaikan saat perayaan ulang tahun ke-71 PBVSI pada 26 Februari 2026.
Ia mengatakan, pemain asing yang direncanakan akan dinaturalisasi berasal dari negeri samba alias Brasil. Brasil sendiri merupakan salah satu negara yang menjadi kiblat voli dunia karena kekuatannya yang cukup kompetitif di level dunia.
Proyek ini diambil untuk mengejar target timnas voli Indonesia agar dapat tampil di ajang Olimpiade Brisbane 2032. Dikabarkan pemain yang akan didatangkan berjumlah 4 orang dengan masing-masing 2 orang untuk timnas putra dan 2 orang untuk timnas putri.
“Untuk tahun ini kita sudah mendapatkan rencana untuk naturalisasi, sementara dua putra dua putri, kita udah dapat nih. Brasil semua,” kata Imam saat diwawancarai wartawan, dikutip dari akun Instagram fanpage @volleyballmotions.ina.
Tim PBVSI juga sedang mempersiapkan berbagai dokumen untuk urusan administrasi sehingga proses naturalisasi dapat berjalan lancar. Setelah administrasi selesai, selanjutnya akan dilaporkan ke Menteri Pemuda dan Olahraga, untuk kemudian diajukan ke DPR.
“Dan kita lagi mempersiapkan administrasi, kemudian kita akan lapor ke menteri pemuda dan olahraga, setelah itu tentu kita ajukan ke DPR,” tambahnya.
Saat ditanya oleh wartawan mengenai adanya kemungkinan garis keturunan Indonesia, Imam pun mengatakan masih menelusuri asal usul pemain yang akan dinaturalisasi tersebut.
“Kalau menurut kita masih telusuri ya, apakah dia termasuk diaspora atau tidak. Tapi kita sudah dapat 4. Dan mudah-mudahan 4 ini kita bisa lolos nanti lah,” pungkasnya.
Namun, PBVSI masih belum membuka identitas pemain yang akan dinaturalisasi. Selain mendatangkan pemain naturalisasi, PBVSI juga akan mendatangkan pelatih baru asal Brasil yang akan mengarsiteki timnas voli putra. Dikabarkan, pelatih asal Brasil ini akan didatangkan pada bulan Mei.
Selain tim putra, timnas voli putri juga akan mendapatkan jatah pelatih asing. Imam berharap, langkah ini dapat meningkatkan kualitas teknik dan taktik timnas voli Indonesia agar dapat bersaing di level dunia.
Bagaimana Reaksi Netizen Terhadap Rumor Ini?
Mencuatnya rumor naturalisasi pemain, reaksi netizen pun beragam. Ada yang mendukung dan ada pula yang menyesalkan keputusan ini. Beberapa netizen berkomentar kalau langkah naturalisasi ini seharusnya tidak perlu dilakukan.
Mereka mengatakan lebih penting untuk melakukan perombakan pada kepengurusan PBVSI yang dinilai tidak berjalan dengan baik. Begitu juga dengan pembinaan yang harus diperkuat lagi. Bahkan mereka membandingkan dengan negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam yang tetap mempertahankan pemain tanah kelahirannya.
“Lihat thailand dan vietnam kayaknya pemain asli tanah air mereka. Sebenarnya naturalisasi pemain tdk perlu terjadi, pembenahan pengurus PBVSI yang perlu dirombak. Lalu pembinaan atlet2, bukan cuma skill n teknik tapi dari asupan makanan, penguatan fisik, pelatihan keluar negeri, pembinaan kepelatihan, upgrade lapangan dan teknologi utk challenge, pembenahan proliga, Livoli dan perbanyak kompetisi di dalam negeri dan tanding persahabatan dgn negara2 yg sudah bagus volley nya. Plis,” komentar dari akun @kangawan.tutor.
Netizen lain berkata, pembenahan juga harus fokus ada peningkatan kompetisi lokal agar pemain lokal dapat bersaing dengan skill yang lebih baik.
“Kompetisi dan sistemnya dibenerin, trus pembinaan dibanyakin lg, club peserta diproliga tiap tahun berkurang bukannya dicari solusinya malah fokus ke naturalisasi,” komentar akun @ilham_wahyudiii.
Ada juga yang berkomentar kalau langkah naturalisasi tidak perlu dilakukan karena potensi pemain lokal sudah cukup mumpuni.
“Gak perlu, potensi kita bnyak, pembinaan terbesar kita dari tarkam”, komentar akun @sudarwanto41
“klo cewek setuju klo cowok sya ga setuju,” komentar akun @20rifebri
“Padahal banyak pemain" muda potensial yang sudah ada tinggal gimana cara ngembangin mereka kenapa harus ada naturalisasi juga di voli,” komentar akun @rizaldi_muhammad_
Ada juga netizen yang menyetujui langkah naturalisasi ini karena dapat mendongkrak kualiltas pemain lokal untuk berkembang lebih baik.
“Terima gak terima untuk para pecinta volly kalo saya si setuju" aja ..adanya naturalisasi pemain bisa jadi pendongkrak para pemain lokal untuk lebih semangat untuk bersaing/ gak mau tersingkirkan dari skuad utama timnas sekaligus memberi warna baruu timnas indoo bagi atllit yang bener" punya tekad meraih prestasi bukann hanya sekedar hanya untuk meramaikan,karena cuan,,lagi pula cuma 2 naturalisasi gakfull,” komentar dari akun @hermankenclenk.
Tinggalkan Komentar
Komentar