Periskop.id - Sebanyak 106 pembalap terjun dalam persaingan di putaran kedua kejuaraan nasional Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 yang resmi bergulir di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Sabtu. Kompetisi ini berlangsung selama dua hari hingga Minggu (21/6).

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola menyebut ajang ini sebagai wadah strategis bagi pembalap muda Indonesia untuk mengasah kemampuan sebelum terjun ke panggung internasional.

Advertisement

"Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series ini telah menjadi ajang bergengsi dalam menciptakan pembalap Indonesia yang siap tanding di kejuaraan internasional," ujar Ananda dalam Pertamina Mandalika Racing Series putaran kedua di Sirkuit Mandalika, Sabtu.

Sebanyak enam kelas dipertandingkan di gelaran ini. Empat kelas masuk kategori Kejurnas, yakni National Sport 150 (NS150), National Sport 250 (NS250), Supersport 600 (SS600), serta Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) — yang merupakan nama baru untuk kelas Junior Sport 150 U-15.

Dua kelas lainnya berstatus pendukung, yaitu Underbone 150 dan Junior Sport 250 U-18.

MGPA, ia tegaskan, berkomitmen terus mendorong kualitas penyelenggaraan kejurnas ini bersama mitra resminya.

"Kami di MGPA bekerja sama dengan PRIDE Motorsport dan IMI (Ikatan Motor Indonesia) berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series, di antaranya melalui penerapan regulasi yang mengacu peraturan balap internasional," tambahnya.

Dari sisi jumlah starter, kelas IJTC menjadi yang paling banyak peserta dengan 32 pembalap. Disusul NS250 sebanyak 28 pembalap, NS150 dengan 16 pembalap, serta Junior Sport 250 U-18 yang diikuti 14 pembalap.

Kelas Underbone 150 mencatatkan 11 starter, sementara SS600 diikuti 5 pembalap.

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung aksi para pembalap, Ananda memastikan penonton bisa hadir tanpa biaya. Penonton cukup datang ke Grand Stand A Sirkuit Mandalika untuk menonton gratis sepanjang berlangsungnya kejuaraan.