Periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tidak melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) maupun Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) untuk membantu pemungutan atau meningkatkan penerimaan pajak.
Namun, menurut Purbaya, aparat teritorial tersebut hanya dapat dilibatkan dalam konteks pengamanan petugas pajak saat menjalankan tugas di lapangan.
"Babinsa itu tidak pernah kita gunakan, itu mungkin di sana salah kebijakan apa-apa, nggak jelas, nggak akan kita pakai itu," ujar Purbaya dalam media briefing, Jakarta, Rabu (5/8).
Ia menjelaskan, keterlibatan aparat keamanan hanya sebatas memberikan perlindungan apabila petugas pajak menghadapi potensi gangguan keamanan saat bertugas.
"Itu kalau keamanan aja, misalnya petugas pajak digebukin orang ya aman. Itu kan normal," tuturnya.
Lebih jauh, Purbaya menegaskan Babinsa maupun Bhabinkamtibmas tidak memiliki peran dalam proses penghitungan maupun pemungutan pajak.
"Tapi nggak ada kita memakai Babinsa untuk meningkatkan pendapatan pajak. Mereka juga nggak ngerti gimana ininya, ngambil pajaknya," tambah Purbaya.
Sebagai informasi, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto membantah anggapan bahwa Babinsa dan Bhabinkamtibmas akan menjadi “petugas pajak” menyusul terbitnya Surat Edaran (SE) Nomor SE-8/PJ/2026.
Menurutnya, keterlibatan kedua aparat tersebut hanya untuk mendukung koordinasi dan penyediaan informasi, bukan melakukan pemeriksaan atau pemungutan pajak.
“Jadi sekali lagi ini merupakan SE yang ditujukan untuk internal Direktorat Jenderal Pajak, jadi tidak perlu dipolemikan dan tidak perlu digoreng-goreng bahwa nanti petugas pajak akan melibatkan Babinsa dan segala macam. Itu koordinasi informasi saja,” kata Bimo saat konferensi pers APBN KiTa, Jakarta, Selasa (21/7).
Menurutnya, DJP memang bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam menghimpun informasi untuk pengawasan kepatuhan wajib pajak, termasuk pemerintah daerah, perangkat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Namun, kerja sama tersebut semata-mata untuk mendukung penyediaan informasi di lapangan.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar