Harga Pangan Senin (21/9): Cabai Rawit Merah Rp95.500/Kg, Telur Rp29.400/Kg
PIHPS Nasional catat harga cabai rawit merah tembus Rp95.500 per kg, sementara telur ayam ras dijual Rp29.400 per kg di pasar eceran nasional.

Periskop.id - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp95.500 per kilogram di tingkat pedagang eceran. Telur ayam ras dilaporkan dijual seharga Rp29.400 per kilogram pada periode yang sama.
PIHPS yang dikelola Bank Indonesia merilis data ini di Jakarta, Senin, pukul 10.00 WIB. Selain dua komoditas tersebut, lembaga ini juga mencatat harga sejumlah bahan pangan strategis lain secara nasional.
Bawang merah tercatat di harga Rp37.400 per kilogram, sementara bawang putih dijual Rp39.800 per kilogram. Kedua komoditas ini termasuk yang rutin dipantau karena fluktuasinya cukup sering memengaruhi inflasi pangan.
Untuk komoditas beras, PIHPS mencatat variasi harga berdasarkan kualitas. Beras kualitas bawah I dibanderol Rp15.600 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II sedikit lebih rendah di angka Rp15.000 per kilogram.
Beras kualitas medium dijual dengan rentang harga berbeda. Kualitas medium I tercatat Rp16.550 per kilogram, sementara kualitas medium II Rp16.400 per kilogram.
Kategori tertinggi, beras kualitas super, mencatat harga Rp17.650 per kilogram untuk jenis super I. Adapun beras super II berada di angka Rp17.100 per kilogram.
Selain cabai rawit merah, PIHPS turut memantau varian cabai lain. Cabai merah besar tercatat Rp50.200 per kilogram, cabai merah keriting Rp64.950 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp65.650 per kilogram.
Harga daging juga masuk dalam catatan PIHPS hari itu. Daging ayam ras segar dijual Rp39.650 per kilogram, jauh lebih murah dibanding daging sapi.
Daging sapi kualitas I tercatat Rp154.950 per kilogram, sementara kualitas II sedikit lebih rendah di Rp144.850 per kilogram. Selisih harga antara kualitas I dan II daging sapi ini relatif tipis dibanding komoditas lain.
Gula pasir kualitas premium dilaporkan seharga Rp20.200 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal dijual Rp19.300 per kilogram.
Untuk minyak goreng, PIHPS mencatat harga curah di Rp20.700 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp24.150 per liter, sementara kemasan bermerek II sedikit lebih murah di Rp23.950 per liter.
Data harga pangan strategis ini menjadi rujukan bagi masyarakat maupun pelaku usaha untuk memantau pergerakan harga bahan pokok di tingkat eceran nasional secara berkala.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), cabai, dan Telur Ayam dengan mengeklik tautan.


Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.