periskop.id – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan tegas dan penuh semangat di hadapan ribuan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Claro, Makassar, Sabtu (31/1).

Dalam pidatonya, Jokowi menekankan pentingnya pembangunan struktur partai hingga ke akar rumput dan menyatakan komitmen totalnya untuk turun langsung membesarkan PSI.

Berikut adalah naskah lengkap pidato arahan Joko Widodo:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semuanya. Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati Ketua Dewan Pembina beserta seluruh jajaran, Yang saya hormati Ketua Umum, Ketua Harian, Sekjen beserta seluruh jajaran pengurus DPP, Yang saya hormati Ketua, Sekretaris, Bendahara DPW, DPD, DPC yang pada pagi hari ini hadir, Bapak-Ibu dan Saudara-saudara sekalian yang saya hormati.

PSI sekarang ini telah menjadi partai super TBK. PSI sekarang ini semakin terbuka, semakin inklusif. Banyak yang bergabung, dan akan lebih banyak lagi yang akan bergabung.

Yang akan bergabung, baik itu tokoh-tokoh nasional, tokoh-tokoh provinsi, tokoh-tokoh kabupaten dan kota, akan lebih banyak lagi. Semakin banyak yang bergabung, artinya kita akan semakin beragam. Artinya, akan semakin banyak perbedaan-perbedaan.

Hati-hati, akan semakin banyak perbedaan-perbedaan; perbedaan selera, perbedaan keinginan-keinginan, perbedaan kepentingan, dan perbedaan-perbedaan lainnya. Akan semakin banyak. Oleh sebab itu, butuh toleransi. Kita butuh satu visi. Kita butuh menjaga kerukunan, menjaga soliditas, menjaga persatuan di antara kita.

Yang kedua, kita perlu memperkuat jaringan. Ada dua tempat yang kita perlukan untuk kita perkuat.

Pertama, perkuat jaringan sosial media, perkuat jaringan dengan warganet, perkuat jaringan-jaringan dengan netizen, perkuat jaringan-jaringan online. Yang kedua, memperkuat jaringan luring, jaringan offline dari kota sampai ke desa. Semuanya harus kita perkuat.

Dan hal ini bolak-balik saya sampaikan. Perkuat bangun struktur sampai ke kecamatan, sampai ke desa, sampai ke RT/RW.

Kemarin saya berbincang dengan Ketua Dewan Pembina, dengan Ketua Umum, Ketua Harian, dan Sekjen. Kapan kira-kira ini bisa kita selesaikan? Dan harus kita selesaikan. Akhir 2026, itu harus selesai.

Siap? Sanggup?

Karena kita perlu mesin besar. Kita memerlukan mesin besar, karena target PSI adalah target yang besar. Target PSI ini target besar, targetnya tinggi, jadi mesinnya harus mesin besar.

Tidak bisa struktur hanya sampai DPD, tidak bisa. Sekali lagi, struktur harus sampai desa, RT, dan RW.

Sanggup? Karena kekuatan partai politik itu terletak pada struktur yang kuat. Tapi strukturnya harus yang hidup. Struktur yang benar-benar bisa bekerja sampai ke akar rumput, menyentuh betul-betul masyarakat terbawah kita. Itu yang ideal.

Kalau diperlukan, saya harus datang. Saya masih sanggup.

Saya masih sanggup datang ke provinsi-provinsi, semua provinsi. Saya masih sanggup datang ke kabupaten dan kota. Saya masih sanggup. Kalau perlu sampai ke kecamatan, saya masih sanggup.

Kita ini kan punya 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan kira-kira 7.000 kecamatan. Saya masih sanggup.

Saudara-saudara sekalian yang saya hormati, Kita perlu jajaran pengurus yang militan.

Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI. Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja keras, bekerja mati-matian untuk PSI. Saudara-saudara bekerja habis-habisan untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI.

Inilah yang harus kita kerjakan. Negara ini perlu partai yang baik, perlu politik kebaikan, dan politik untuk kebaikan.

Demikian yang ingin saya sampaikan.

PSI, mana solidaritasmu? (Aku PSI). Mana solidaritasmu? (Aku PSI). Gajah? (Kuat, Pintar, Setia). Gajah? (Kuat, Pintar, Setia).

Terima kasih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Om Shanti Shanti Shanti Om.