periskop.id - PT Diastika Biotekindo Tbk. (CHEK) berencana membeli kembali hingga 80 juta sahamnya di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi. Dana yang disiapkan untuk aksi korporasi ini mencapai maksimal Rp15 miliar, termasuk biaya transaksi.
Jumlah saham yang menjadi target buyback tersebut setara dengan 1,94% dari total saham beredar perseroan. Direktur Utama CHEK F.X. Yoshua Raintjung menegaskan, langkah ini tidak akan menimbulkan dampak negatif yang material bagi kondisi keuangan perusahaan.
"Dampak terhadap biaya operasional perseroan tidak akan material sehingga laba rugi diperkirakan masih sejalan dengan target perseroan," ujarnya dalam dokumen keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/6).
Seluruh pendanaan buyback bersumber dari kas internal tanpa mengorbankan ekspansi bisnis. Perseroan juga disebut memiliki kondisi likuiditas yang memadai untuk menjalankan kegiatan usaha sekaligus membiayai transaksi ini.
Berdasarkan proforma laporan keuangan per 31 Desember 2025, pembelian kembali saham tersebut diperkirakan menekan total aset dan ekuitas perseroan masing-masing sebesar Rp15 miliar.
Namun, laba per saham atau earnings per share (EPS) CHEK justru diproyeksikan naik dari Rp2,62 menjadi Rp2,66. Rasio profitabilitas lainnya, seperti return on asset (ROA) dan return on equity (ROE), juga diperkirakan mengalami perbaikan.
Aksi buyback ini turut menggeser porsi kepemilikan publik. Free float perseroan akan berubah dari 20,95% menjadi 19,01%.
Meski mengalami penurunan, level tersebut masih berada di atas ambang minimum yang dipersyaratkan BEI. Peraturan Nomor I-A BEI mewajibkan batas minimal free float sebesar 15% dari total saham tercatat.
Untuk mengeksekusi rencana tersebut, CHEK telah menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas sebagai perusahaan efek yang bertugas melakukan pembelian kembali saham. Transaksi akan dilaksanakan melalui pasar reguler.
CHEK merupakan emiten produsen alat kesehatan yang mencatatkan sahamnya di BEI. Rencana buyback ini diungkapkan melalui keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada Rabu (17/6).
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar