Periskop.id - PT Indointernet Tbk (EDGE) merampungkan tahap pertama penawaran tender sukarela jelang proses go private dan delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan berhasil menyerap 7.118.700 saham dengan harga Rp11.500 per lembar.

Sekretaris Perusahaan EDGE Jennifer Tiurland melaporkan hasil pelaksanaan tender tersebut melalui keterbukaan informasi di BEI. Menurutnya, nilai transaksi dari pembelian saham periode pertama ini mencapai Rp81,86 miliar.

"Perseroan telah membeli saham sebanyak 7.118.700 saham dengan harga penawaran tender Rp11.500 per saham," demikian keterangan resmi EDGE dalam keterbukaan informasi di BEI, dikutip Sabtu (8/8).

Penawaran tender sukarela ini dilakukan oleh pemegang saham utama EDGE, Digital Edge (Hong Kong) Ltd (DEHK). Masa penawaran berlangsung sejak 25 Juni hingga 24 Juli 2026, dengan penyelesaian pembayaran rampung pada 5 Agustus 2026.

Target awal tender periode I ini sebanyak-banyaknya 159.598.500 saham, atau setara 7,90% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Realisasi pembelian sebanyak 7.118.700 saham itu setara 4,46% dari total nominal saham yang menjadi objek penawaran tender. Artinya, masih ada sisa saham senilai Rp1.753.517.700.000 yang belum terserap dari target awal.

Proses pembelian saham secara bertahap ini merupakan bagian dari rencana perubahan status EDGE, dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup. Delisting dari BEI menjadi konsekuensi lanjutan dari perubahan status tersebut.

Saat ini, komposisi pemegang saham utama EDGE didominasi oleh Digital Edge (Hong Kong) Ltd dengan kepemilikan 59,1%. Digital Edge (HK) SPVI Limited menyusul di posisi kedua dengan 33% saham.

Harga penawaran tender Rp11.500 per saham ini jauh di atas harga perdagangan terakhir saham EDGE di pasar reguler. Saham EDGE terakhir diperdagangkan pada harga Rp4.790 per saham pada 9 Februari 2026.

Selisih harga yang cukup jauh tersebut menunjukkan premium yang ditawarkan pemegang saham utama kepada investor publik dalam proses go private ini.