Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga independen yang mengatur dan mengawasi seluruh sektor jasa keuangan Indonesia, dari perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, pinjaman online, hingga aset kripto yang beralih ke pengawasannya sejak 2025. Sejak Maret 2026 OJK dipimpin Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi.
OJK berwenang mencabut izin bank dan perusahaan pembiayaan, mengenakan sanksi pada emiten, memblokir pinjol dan investasi ilegal lewat Satgas Pasti, serta menerbitkan aturan yang mengubah cara bank dan platform keuangan melayani nasabah.
Halaman ini mengumpulkan berita Periskop.id tentang OJK, dari regulasi baru, pencabutan izin, penanganan kasus industri keuangan, data kredit dan pinjol, hingga peringatan investasi ilegal. Arsipnya tersusun mundur dari yang terbaru.
OJK Sebut Buyback Saham Tanpa RUPS Picu IHSG Rebound 7,57%
IHSG melesat 7,57% ke level 5.746,64 pada Selasa (9/6), berbalik arah setelah melemah beruntun. Ketua OJK Friderica menyebut aksi buyback tanpa RUPS jadi salah satu pemicunya.
Baca selengkapnya →
OJK Pantau Dampak Kenaikan BI Rate ke Perbankan
OJK menyatakan terus melakukan assessment dampak kenaikan BI Rate 25 basis poin ke 5,50% terhadap perbankan, sembari memastikan sektor jasa keuangan masih terjaga.
Baca selengkapnya →
OJK Panggil TAFS Buntut Debt Collector Langgar Aturan di Serang
OJK memanggil manajemen PT Toyota Astra Financial Services menyusul dugaan pelanggaran penagihan oleh debt collector di Serang. Sejumlah tuntutan perbaikan dilayangkan.
Baca selengkapnya →
OCBC NISP Akuisisi 20% Saham Great Eastern Life Rp201,98 Miliar
OCBC NISP resmi umumkan pengambilalihan 20% saham Great Eastern Life Indonesia senilai Rp201,98 miliar dari induk perusahaannya, menunggu persetujuan regulator.
Baca selengkapnya →
OJK Minta Multifinance Perkuat Mitigasi Risiko Hadapi Kenaikan BI-Rate
Kenaikan BI-Rate berpotensi memengaruhi kemampuan bayar debitur, khususnya pada pembiayaan floating rate yang dapat meningkatkan risiko kredit bermasalah (NPL)
Baca selengkapnya →
OJK Panggil Solusiku terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan
OJK memanggil PT Anugerah Digital Indonesia, penyelenggara pindar Solusiku, menyusul aduan konsumen soal dugaan pelanggaran proses penagihan dan kebocoran data pribadi.
Baca selengkapnya →
OJK Sebut Fundamental Pasar Modal Indonesia Tetap Positif dan Likuid
OJK menegaskan fundamental pasar modal Indonesia tetap positif dan likuid meski IHSG mengalami tekanan akibat faktor global dan domestik.
Baca selengkapnya →
OJK Pastikan Tidak Ada Risiko Bank Rush Meski Rupiah Melemah
OJK memastikan tidak ada ancaman bank rush meski rupiah sedang tertekan. Kepercayaan publik terhadap perbankan dinilai masih solid berkat kinerja dan manajemen risiko yang terjaga.
Baca selengkapnya →
OJK: 15 Perusahaan Antre IPO hingga Akhir Mei 2026, Nilai Indikatif Rp3,67 Triliun
OJK mencatat 15 perusahaan masuk pipeline IPO hingga akhir Mei 2026 dengan nilai indikatif Rp3,67 triliun. Minat emiten dinilai tetap terjaga.
Baca selengkapnya →
Dana DHE SDA Bisa Jadi Agunan Tunai untuk Pembiayaan Usaha
OJK membuka peluang dana DHE SDA dijadikan agunan tunai untuk perluas pembiayaan usaha. Porsi yang dijamin pun bisa dikecualikan dari perhitungan BMPK.
Baca selengkapnya →
Kredit Perbankan Tumbuh 9,98% di April 2026, DPK Tembus Rp10.077 Triliun
OJK mencatat kredit perbankan tumbuh 9,98% pada April 2026, sementara dana pihak ketiga (DPK) menembus Rp10.077 triliun.
Baca selengkapnya →
OJK dan SRO Pantau Ketat Rebalancing MSCI, Siapkan Penguatan Regulasi Pasar Modal
OJK dan SRO pasar modal pantau ketat rebalancing MSCI dan FTSE Russell, pastikan transaksi pasar modal tetap stabil dan lancar.
Baca selengkapnya →
