periskop.id - Industri film Indonesia terus mengalami perkembangan ke arah yang positif. Banyak karya-karya film Indonesia yang berhasil menarik perhatian jutaan penonton. Hal ini tidak terlepas dari kualitas perfilman Indonesia yang semakin baik, mulai dari segi ceritanya hingga visualnya.
Keberagaman genre juga memperkuat posisi film Indonesia di hati masyarakat Indonesia. Pencapaian ini menjadi bukti kreativitas sineas Indonesia yang terus berkembang dan kini tidak lagi dianggap sebelah mata.
Kamu penasaran film Indonesia apa saja yang paling banyak ditonton? Berikut ini daftar film Indonesia terlaris yang perlu kamu tahu.
Daftar Film Indonesia Terlaris
- KKN di Desa Penari (2022)
KKN di Desa Penari adalah film bergenre horor yang ceritanya diadaptasi dari kisah viral di aplikasi X dengan akun bernama SimpleMan. Cerita yang ditulis oleh SimpleMan berasal dari kisah nyata yang terjadi di sebuah desa.
Film ini mengisahkan sekumpulan mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa yang cukup misterius. Di desa ini, para mahasiswa sempat merasakan ada sesuatu yang tidak mengenakan. Makin lama, kejadian mistis terus terjadi. Cerita semakin kompleks setelah mereka mengetahui bahwa desa tersebut menyimpan rahasia kelam. - Agak Laen (2024)
Agak Laen merupakan film bergenre komedi horor yang disutradarai oleh Muhadkly Acho. Film ini berhasil memikat para penonton berkat adegan dan dialog lucu yang mengundang tawa. Agak Laen sukses mencatatkan jumlah penonton sebanyak sembilan juta.
Film ini menceritakan tentang empat sahabat, yaitu Bene, Jegel, Boris, dan Oki yang bekerja sebagai objek hantu yang bertugas menakut-nakuti pengunjung rumah hantu di pasar malam. Sayangnya, rumah hantu itu justru tidak memberikan kesan menakutkan bagi pengunjung. Mereka pun berusaha untuk menjadikan wahana tersebut bisa menciptakan suasana yang seram.
Namun, cara yang sudah mereka lakukan justru menciptakan situasi yang mencekam. Hal ini lantaran ada salah satu pengunjung yang mengalami serangan jantung ketika memasuki wahana rumah hantu. Karena takut melaporkan kejadian tersebut pada polisi, mereka pun berusaha untuk menguburkan mayat tersebut dalam wahana rumah hantu. Dari kejadian itu, rumah hantu mereka jadi ramai, tetapi mereka harus berurusan dengan polisi.
Berkat humor dan akting yang dilakukan oleh para pemainnya, film ini berhasil menciptakan tawa bagi penonton. Tak heran kalau Agak Laen menjadi salah satu film favorit dan terlaris. - Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (2016)
Film ini bergenre komedi yang disutradarai oleh Anggy Umbara dan mencetak jumlah penonton sebanyak 6.858.616. Film ini terinsipirasi dari film klasik Warkop DKI yang menampilkan adegan khas Dono, Kasino, dan Indro dengan sedikit sentuhan modern.
Menceritakan tentang petualangan mereka yang harus masuk ke dalam jebakan konspirasi yang melibatkan mafia dan pencarian harta karun. Film ini berhasil membangkitkan kembali nostalgia para penonton berkat humor khas Warkop DKI. - Pengabdi Setan 2: Communion (2022)
Pengabdi Setan 2 merupakan sekuel dari film Pengabdi Setan pertama. Film ini disutradarai oleh Joko Anwar dan sukses mencatatkan jumlah penonton sebanyak 6.390.970.
Film ini masih melanjutkan cerita dari film pertamanya, tetapi dengan alur yang lebih kompleks dan karakter yang lebih berkembang. Dengan situasi yang lebih mencekam, film ini berhasil menciptakan pengalaman horor yang lebih menegangkan. - Dilan 1990 (2018)
Film Dilan 1990 disutradarai oleh Fajar Bustomi dan Pidi Baiq dan berhasil mencatatkan jumlah penonton sebanyak 6.315.664.
Film ini bergenre romantis yang mengisahkan romansa dua remaja. Situasi yang ditonjolkan cukup kontras karena Dilan merupakan anggota geng motor, sementara Milea adalah siswi yang baru saja pindah sekolah dan memiliki karakter yang lembut dan pendiam. - Miracle in Cell No. 7 (2022)
Miracle in Cell No. 7 merupakan adaptasi dari film Korea dengan judul sama yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film ini berhasil mencatatkan jumlah penonton sebanyak 5.861.067.
Mengisahkan seorang anak bernama Kartika yang berusaha mencari keadilan ayahnya yang masuk penjara akibat dituduh sebagai pelaku pembunuhan dan pelecehan anak orang terpandang. Ayahnya adalah seorang penjual balon dengan kondisi berkebutuhan khusus.
Berkat bantuan dari teman-teman yang berada di satu sel, akhirnya sang ayah pun bisa bertemu dan berinteraksi kembali dengan anaknya. Momen itu pun menjadi momen haru dan menyentuh hati. Tidak heran, kalau film ini bisa menarik minat audiens berkat akting yang kuat dan cerita yang mengharukan. - Vina: Sebelum 7 Hari (2024)
Film ini diangkat dari kisah nyata yang sempat menggemparkan Indonesia karena kasusnya yang hingga saat ini tidak diketahui siapa pelaku aslinya. Film ini disutradarai oleh Anggy Umbara dan berhasil mencatatkan jumlah penonton sebanyak 5.815.945.
Film ini menceritakan seorang gadis yang bernama Vina yang mengalami kecelakaan motor dan tidak diketahui penyebab kecelakaan tersebut. Kasus ini diangkat menjadi film untuk mencari keadilan bagi korban. - Dilan 1991 (2019)
Dilan 1991 merupakan sekuel dari film Dilan pertama. Masih disutradarai oleh Fajar Bustomi dan Pidi Baiq. Film ini berhasil menarik jumlah penonton sebanyak 5.253.411.
Film ini masih mengisahkan percintaan dua remaja antara Dilan dan Milea. Namun, kisah percintaan mereka yang awalnya terasa manis, mulai diuji tantangan besar. Munculnya konflik yang lebih mendalam, membuat hubungan asmara mereka menjadi lebih rumit. - Sewu Dino (2023)
Sewu Dino merupakan film horor yang disutradarai oleh Kimo Stamboel dan berhasil mendatangkan penonton sebanyak 4.891.469.
Film ini menceritakan tentang ritual misterius yang terjadi di sebuah desa terpencil. Sewu Dino berfokus pada perawat yang bertugas untuk merawat pasien dengan gangguan supranatural. Namun, ia justru terjerumus ke dalam rangkaian kutukan yang mengerikan.
Suasana horor yang mengerikan dan alur cerita yang menegangkan menjadikan film ini menarik minat penonton. - Kang Mak from Pee Mak (2024)
Film ini merupakan adaptasi dari film Thailand yang berjudul Pee Mak yang telah dirilis pada tahun 2013. Disutradarai oleh Herwin Novianto dan berhasil menarik penonton sebanyak 4.860.565.
Meskipun film ini diadaptasi dari film Thailand, tetapi pengemasannya disesuaikan dengan gaya khas Indonesia. Film ini menceritakan seorang pria yang bernama Kang Mak alias Makmur yang harus menjalani tugas negara dan harus berpamitan dengan istrinya yang sedang hamil tau.
Sekembalinya dari medan perang, Kang Mak disambut hangat oleh istrinya. Namun, diketahui bahwa istrinya itu bukanlah manusia biasa. Percampuran antara horor dan komedi menjadikan film ini memiliki komposisi yang seimbang. Tidak heran, kalau film ini cukup digemari oleh orang-orang. - Jumbo (2025)
Film Jumbo menjadi film animasi tersukses yang dimiliki Indonesia. Diproduksi oleh Visinema Studios dan disutradarai oleh Ryan Adriandhy. Film ini berhasil mencatatkan jumlah penonton sebanyak 10.009.853.
Jumbo menceritakan seorang bocah yang bernama Don yang sering mengalami ejekan karena tubuhnya yang besar. Don memiliki cita-cita mengikuti lomba bakat. Ia ingin mengikuti lomba bakat tersebut karena terinspirasi dari buku dongeng orang tuanya yang telah dicuri oleh temannya. Ia pun meminta bantuan Meri, sosok peri yang berasal dari dimensi lain untuk bertemu dengan orang tuanya. Film ini memperlihatkan petualangan magis Don bersama sahabat dan neneknya yang berhasil membangkitkan keberanian, kepercayaan diri, dan kebersamaan.
Berkat nilai-nilai yang dihadirkan dari film ini, Jumbo pun berhasil menarik minat penonton. Bukan hanya anak-anak, tetapi orang dewasa pun bisa ikut menikmati film ini.
Film ini sukses menjadi film animasi Indonesia dengan penonton terbanyak dan terlaris di Asia Tenggara. Jumbo juga berhasil menembus pasar Eropa, seperti Rusia dan Ukraina.
Film-film Indonesia di atas menjadi bukti bahwa karya anak bangsa sudah mengalami perkembangan yang signifikan. Dukungan para penonton menandakan bahwa film Indonesia tidak lagi bisa dianggap sebelah mata. Dengan berkembangnya film Indonesia, bisa membuka peluang para sineas baru untuk menggarap film dengan nuansa yang lebih segar.
Tinggalkan Komentar
Komentar