periskop.idSiapa yang tidak ingin tinggi? Pasti semua orang ingin punya postur ideal agar bisa tampil lebih percaya diri di depan orang. Pada dasarnya, faktor yang menentukan tingginya badan dipengaruhi oleh genetik. Namun, tinggi badan juga bisa dipengaruhi oleh asupan nutrisi, pola makan, dan olahraga.

Umumnya, masa pertumbuhan pada laki-laki dimulai sekitar usia 13 tahun dan berlangsung hingga usia 17—18 tahun. Sementara itu, pertumbuhan perempuan biasanya dimulai lebih awal, yaitu sejak usia 11 tahun dan berhenti pada usia 15—16 tahun. Meski begitu, pada sebagian orang, tinggi badan masih bisa bertumbuh hingga usia 20 tahun, selama lempeng epifisis atau area pertumbuhan tulang masih terbuka.

Jika kamu ingin memaksimalkan tinggi badan, cobalah untuk melakukan aktivitas olahraga peninggi badan secara rutin.

Jenis Olahraga Peninggi Badan

Selain bermanfaat untuk kesehatan, olahraga juga bisa membantu memperbaiki postur tubuh, menguatkan otot dan tulang, serta menumbuhkan tinggi badan. Umumnya, olahraga yang bisa membantu meninggikan badan adalah gerakan olahraga yang dilakukan dengan meregangkan tulang atau gerakan melompat.

Berikut ini beberapa rekomendasi olahraga peninggi badan yang bisa coba.

1. Renang

Berenang menjadi olahraga populer yang bisa membantu meningkatkan tinggi badan. Olahraga ini mampu memberikan peregangan dan tekanan pada tulang dan otot, seperti otot kaki, lengan, tulang belakang, dada yang bisa menumbuhkan fungsi otot dan pelepasan energi.

2. Basket

Dalam permainan basket, terdapat banyak aktivitas berlari dan melompat yang berperan penting dalam melancarkan peredaran oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, termasuk ke lempeng epifisis yang berfungsi sebagai pusat pertumbuhan tulang. Olahraga ini sangat direkomendasikan bagi kamu yang masih dalam masa pertumbuhan karena pada fase ini lempeng epifisis masih terbuka dan bisa menumbuhkan tinggi badan secara signifikan.

3. Badminton

Badminton menjadi salah satu olahraga peninggi badan yang cukup populer di Indonesia. Olahraga ini melibatkan banyak gerakan melompat yang bermanfaat untuk menjaga postur tubuh tetap ideal. Selain itu, olahraga ini melibatkan otot dan persendian yang bisa membantu mendukung pertumbuhan tinggi badan.

4. Lompat Tali (Skipping)

Lompat tali atau skipping bisa menjadi salah satu pilihan olahraga yang tepat untuk membantu meningkatkan tinggi badan. Gerakan melompat secara berulang dalam olahraga ini mampu mendorong pertumbuhan tulang sekaligus menjaga postur tubuh tetap stabil. Selain itu, skipping juga bermanfaat untuk memperkuat tulang dan otot kaki.

Saat melakukan lompat tali, tubuh akan mengalami peregangan dan kontraksi yang membantu dalam pembentukan lempeng epifisis. Kamu bisa melakukan olahraga ini secara rutin selama 30—60 menit yang diselingi dengan jeda istirahat.

5. Voli

Olahraga voli perlu ketangkasan melalui kombinasi gerakan berlari, melompat, dan memukul bola. Gerakan tersebut bisa meningkatkan kinerja otot dan tulang sehingga mendukung pertumbuhan serta peningkatan tinggi badan.

6. Squat Jump

Squat jump adalah jenis olahraga yang mengombinasikan gerakan jongkok dan lompatan untuk melatih kekuatan otot kaki, paha, dan punggung. Gerakan ini bisa membantu merangsang pertumbuhan tulang dan menjaga postur tubuh tetap tegak. Oleh karena itu, squat jump bisa menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang ingin memiliki postur tubuh yang ideal.

7. Bersepeda

Ketika kamu ingin meningkatkan stamina, bersepeda bisa menjadi salah satu pilihan olahraga yang tepat. Selain bermanfaat untuk daya tahan tubuh, olahraga ini juga membantu dalam pertumbuhan tinggi badan karena melibatkan kerja berat pada bagian tubuh bawah. Gerakan mengayuh pedal membantu melancarkan aliran darah ke otot lutut dan kaki sehingga mendukung proses pertumbuhan dan penguatan otot.

Tips Hasil Olahraga yang Maksimal

Kalau kamu ingin mendapatkan hasil olahraga yang maksimal, perlu adanya langkah-langkah yang harus kamu lakukan agar pertumbuhan tinggi badan juga lebih maksimal. Coba ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Rutin berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari.
  • Pastikan waktu tidur tercukupi, idealnya sekitar delapan jam setiap malam.
  • Jaga pola makan dengan mengonsumsi makanan bergizi yang kaya akan kalsium, protein, dan vitamin D untuk menunjang pertumbuhan.
  • Hindari kebiasaan buruk, seperti merokok dan mengonsumsi alkohol.
  • Kelola tingkat stres dengan baik agar kesehatan fisik dan mental tetap terjaga.

Dengan menjalani olahraga secara rutin, terutama di masa pertumbuhan, maka olahraga yang dijalani bisa mendapatkan hasil yang maksimal.