Periskop.id - Program studi Pendidikan Dokter hingga saat ini masih memegang takhta sebagai salah satu jurusan dengan peminat tertinggi di Indonesia. 

Secara keilmuan, para mahasiswa di jurusan ini dididik untuk menguasai kemampuan mendiagnosis penyakit, menentukan metode pengobatan yang tepat, hingga melakukan upaya preventif agar penyakit tersebut tidak muncul kembali pada pasien. 

Pembelajarannya pun sangat komprehensif, di mana mahasiswa tidak hanya berfokus pada teori di ruang kelas, tetapi juga wajib mengikuti latihan keterampilan klinis yang intensif atau dikenal dengan istilah skill lab di lapangan.

Di Universitas Indonesia (UI), program studi ini secara konsisten masuk dalam jajaran jurusan paling favorit dalam setiap pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). 

Reputasi global dan fasilitas pendidikan medis yang lengkap membuat ribuan calon mahasiswa kedokteran dari seluruh penjuru negeri berlomba untuk memperebutkan kursi di kampus perjuangan ini.

Analisis Data Keketatan Jalur SNBP dan SNBT

Memahami data keketatan dari tahun ke tahun sangatlah penting bagi pejuang SNPMB 2026 untuk mengukur peluang kelulusan. 

Berdasarkan statistik tiga tahun terakhir, persaingan di Fakultas Kedokteran UI tergolong sangat kompetitif dengan rasio kelulusan yang sangat kecil. Guna mendapatkan angka keketatan, yakni diperoleh dengan membandingkan kuota di tahun ini dengan jumlah pendaftar di tahun sebelumnya.

Berikut adalah rincian tingkat keketatan di dua jalur utama nasional:

Keketatan Jalur SNBP

Tahun SeleksiDaya TampungJumlah Pendaftar
(2022-2024)
Tingkat Keketatan
202350 Kursi1.242 Orang4,03%
202455 Kursi1.854 Orang2,97%
202560 Kursi1.720 Orang3,49%

Keketatan Jalur SNBT

Tahun SeleksiDaya TampungJumlah Pendaftar
(2022-2024)
Tingkat Keketatan
202375 Kursi2.861 Orang2,62%
202483 Kursi3.827 Orang2,17%
202590 Kursi3.275 Orang2,75%

Rincian Biaya Kuliah

Universitas Indonesia menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibagi menjadi 11 tingkatan bagi mahasiswa yang diterima melalui jalur SNBP dan SNBT. Penetapan tingkatan ini didasarkan pada analisis kemampuan ekonomi penanggung jawab biaya mahasiswa.

Berikut adalah rincian besaran tarif UKT di UI:

Tingkatan UKTBesaran BiayaTingkatan UKTBesaran Biaya
UKT 1Rp500.000UKT 7Rp10.000.000
UKT 2Rp1.000.000UKT 8Rp12.500.000
UKT 3Rp2.000.000UKT 9Rp15.000.000
UKT 4Rp4.000.000UKT 10Rp17.500.000
UKT 5Rp6.000.000UKT 11Rp20.000.000
UKT 6Rp7.500.000  

Bagi mahasiswa yang diterima melalui jalur mandiri, tarif UKT yang berlaku tetap mengikuti skema di atas. Namun, mahasiswa diwajibkan membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang dibayarkan satu kali di semester pertama.

Adapun, besaran IPI di UI yakni sebagai berikut:

Kategori IPIKelompok UKT TerkaitBesaran Tarif IPI
IPI 1Mahasiswa UKT 1 & 2Rp0 (Gratis)
IPI 2Mahasiswa UKT 3 & 4Rp60.000.000
IPI 3Mahasiswa UKT 5 s.d. 8Rp90.000.000
IPI 4Mahasiswa UKT 9 s.d. 11Rp120.000.000