Periskop.id - Di tengah riuhnya percakapan media sosial yang sering kali diwarnai nada pesimisme terhadap arah pemerintahan saat ini, sebuah data terbaru justru menunjukkan fakta yang mengejutkan.
Berdasarkan laporan survei global yang dilakukan oleh Ipsos, mayoritas masyarakat Indonesia ternyata merasa bahwa kondisi negara saat ini masih berada di jalur yang benar.
Laporan bertajuk "What Worries the World?" edisi Januari 2026 ini memetakan persepsi masyarakat global mengenai apakah negara mereka sedang menuju ke arah yang benar atau justru menyimpang ke arah yang salah.
Secara mengejutkan, Indonesia menempati peringkat keempat sebagai negara dengan tingkat optimisme tertinggi di dunia.
Kontras Antara Media Sosial dan Realitas Survei
Temuan ini tergolong menarik sekaligus kontradiktif jika disandingkan dengan fenomena digital di tanah air.
Selama beberapa waktu terakhir, berbagai platform media sosial dipenuhi oleh unggahan dan komentar warganet yang memperlihatkan sikap kritis hingga pesimis terhadap masa depan pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Namun, hasil survei Ipsos menunjukkan bahwa 63% responden di Indonesia meyakini negara ini berada di jalur yang tepat. Angka ini jauh melampaui rata rata optimisme masyarakat dunia yang hanya berada di level 41%.
Hal ini mengindikasikan adanya perbedaan persepsi yang cukup tajam antara opini publik yang vokal di media sosial dengan opini masyarakat luas yang terekam dalam survei formal.
Dominasi Asia dalam Tingkat Optimisme Global
Data Ipsos memperlihatkan bahwa negara negara di kawasan Asia mendominasi posisi puncak daftar negara paling optimis.
Singapura menempati urutan pertama dengan angka yang sangat dominan, yakni 82% masyarakatnya merasa negara tersebut menuju ke arah yang benar.
Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Malaysia serta India yang berbagi angka persentase yang sama yaitu 69%.
Indonesia mengikuti tepat di belakangnya, disusul oleh Tailan di posisi kelima dengan 62% dan Korea Selatan di posisi keenam dengan 60%.
Perbandingan dengan Negara-Negara Barat
Berbeda dengan negara-negara Asia, tingkat optimisme di negara maju bagian Barat cenderung lebih rendah dan berada di bawah rata-rata dunia.
Amerika Serikat, misalnya, hanya mencatatkan angka 40 persen, menempatkannya di bawah rata-rata global. Sementara itu, negara negara seperti Kanada, Irlandia, dan Polandia berada di kisaran 41% hingga 42%.
Berikut adalah daftar 15 negara dengan persentase tertinggi masyarakat yang merasa optimis negaranya menuju ke “arah yang benar” menurut survei Ipsos Januari 2026:
| Peringkat | Negara | Arah yang Benar |
|---|---|---|
| - | Rata-rata Dunia | 41% |
| 1 | Singapura | 82% |
| 2 | Malaysia | 69% |
| 3 | India | 69% |
| 4 | Indonesia | 63% |
| 5 | Tailan | 62% |
| 6 | Korea Selatan | 60% |
| 7 | Argentina | 52% |
| 8 | Australia | 46% |
| 9 | Chile | 45% |
| 10 | Brasil | 45% |
| 11 | Jepang | 44% |
| 12 | Kanada | 42% |
| 13 | Irlandia | 41% |
| 14 | Polandia | 41% |
| 15 | Amerika Serikat | 40% |
Tinggalkan Komentar
Komentar