Periskop.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT) baru saja merilis hasil survei nasional terkait proyeksi pergerakan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran tahun ini. 

Data ini menjadi acuan penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk mempersiapkan strategi perjalanan agar fenomena tahunan ini berjalan lancar.

Berdasarkan hasil survei tersebut, diprediksi akan terjadi pergerakan besar besaran yang melibatkan sekitar 143,91 juta orang atau setara dengan 50,60 persen dari total penduduk Indonesia. 

Angka ini menunjukkan adanya sedikit penurunan jika dibandingkan dengan periode mudik tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada masa mudik Lebaran 2025, angka pergerakan masyarakat mencapai 146,48 juta jiwa.

Daerah Asal Pemudik: Jawa Barat dan Jabodetabek Mendominasi

Secara geografis, arus keberangkatan pemudik pada momen mudik Lebaran 2026 masih didominasi oleh wilayah padat penduduk di Pulau Jawa. Jawa Barat menempati posisi teratas sebagai daerah asal pemudik terbanyak dengan total 30,97 juta orang. 

Posisi kedua ditempati oleh DKI Jakarta dengan 19,93 juta orang, kemudian disusul oleh Jawa Timur dengan jumlah pergerakan mencapai 17,12 juta orang.

Jika ditinjau pada level kabupaten dan kota, titik keberangkatan paling padat terkonsentrasi di wilayah penyangga ibu kota. 

Wilayah Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi tercatat sebagai daerah asal perjalanan yang paling mendominasi secara nasional.

Khusus untuk wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), mobilitas masyarakat paling tinggi berasal dari dua titik utama, yaitu Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang. 

Hal ini mempertegas bahwa kawasan urban dan industri tetap menjadi kantong pemudik terbesar di Indonesia.

Destinasi Favorit: Jawa Tengah Jadi Magnet Utama

Mengenai arah pergerakan, Jawa Tengah diprediksi akan menjadi provinsi dengan beban arus masuk terbesar. 

Sebanyak 38,71 juta orang diperkirakan akan menuju wilayah ini, menjadikannya provinsi tujuan paling favorit bagi pemudik secara nasional, termasuk bagi mereka yang berasal dari Jabodetabek.

Selain Jawa Tengah, arus besar pemudik juga mengalir ke wilayah berikut:

  • Jawa Timur: Diprediksi menerima kedatangan 27,29 juta orang.
  • Jawa Barat: Diprediksi menjadi tujuan bagi 25,09 juta orang.

Konsentrasi tujuan di level kabupaten juga menunjukkan pola yang sama, di mana mayoritas pemudik tersebar ke berbagai kabupaten di Jawa Tengah yang dikenal memiliki basis massa perantau yang kuat di kota besar.