periskop.id - Mudik menjadi tradisi rutin yang dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia ketika menjelang hari raya keagamaan, salah satunya Hari Raya Idulfitri. Mudik merupakan tradisi pulang ke kampung halaman yang bertujuan untuk bersilaturahmi bersama keluarga besar setelah sekian lama tidak jumpa.
Selain di Indonesia, ternyata di beberapa negara di dunia juga menjalani tradisi serupa. Tradisi ini dijalankan dengan suasana dan nuansa yang berbeda sesuai dengan ciri khas masing-masing negara. Lalu, negara mana saja yang mempunyai tradisi mudik?
1. Tiongkok
Di negeri tirai bambu ada tradisi mudik yang bernama Chunyun. Tradisi ini terjadi menjelang Tahun Baru Imlek. Banyak masyarakat Tiongkok yang pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.
Tradisi ini menjadi pergerakan manusia paling besar di dunia sebagai tradisi tahunan. Masyarakat Tiongkok merayakan hari raya ini dengan memasang lentera, menggantung gulungan kertas merah, pertunjukan barongsai, dan berbagi angpao.
2. Malaysia
Sebagai negara dengan masyarakat mayoritas muslim, Malaysia juga memiliki tradisi yang sama dengan Indonesia. Di negeri jiran sana, tradisi mudik dikenal dengan istilah balek kampong. Masyarakat Malaysia yang merantau di luar daerah akan kembali pulang ke kampung halaman saat perayaan Idulfitri untuk bersilaturahmi bersama keluarga.
3. Arab Saudi
Arab Saudi juga memiliki tradisi mudik ketika perayaan Idulfitri. Mereka yang merantau ke berbagai daerah atau dunia akan kembali pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri sekaligus bersilaturahmi bersama keluarga. Untuk memeriahkan perayaan Idulfitri, rumah-rumah akan dihiasi dengan lampu dan bendera.
4. India
Di India ada perayaan Deepavali atau Diwali. Deepavali adalah festival cahaya yang merayakan kembalinya Dewa Rama dan istrinya, Sinta Devi setelah pengasingan selama 14 tahun. Perayaan ini dilaksanakan selama lima hari yang dimeriahkan dengan menyalakan lampu minyak, kembang api, dan berkumpul bersama keluarga.
5. Pakistan
Pakistan juga menjalani tradisi mudik saat perayaan Idulfitri. Suasana ini terlihat ketika jalanan dipenuhi dengan banyak kendaraan pribadi dan umum. Masyarakat Pakistan akan pulang ke kampung halaman saat Idulfitri untuk bersilaturahmi bersama keluarga.
6. Bangladesh
Tradisi mudik di Bangladesh sudah cukup mendarah daging. Apalagi, mayoritas masyarakat Bangladesh juga beragama Islam. Namun, berbeda dengan Indonesia yang ramai menjalani mudik saat Idulfitri, di Bangladesh warga akan berbondong-bondong pulang ke kampung halaman saat Iduladha.
Bahkan, warga Bangladesh rela desak-desakan di kereta api hingga naik ke atap. Selain kereta api, transportasi air seperti kapal feri juga merupakan transportasi andalan.
7. Mesir
Perayaan Idulfitri di Mesir juga dirayakan dengan melakukan mudik ke kampung halaman. Selain itu, masyarakat Mesir akan membeli pakaian baru dan menyiapkan makanan untuk disantap setelah melaksanakan salat Id.
8. Turki
Tradisi mudik di Turki dikenal dengan istilah Seker Bayrami yang memiliki arti festival manisan. Tradisi ini dirayakan saat Hari Raya Idulfitri dan ditandai dengan adanya makanan manis, seperti cokelat, permen, dan roti manis. Sama seperti Indonesia, di sana masyarakatnya juga akan membeli pakaian baru dan mendatangi ke rumah tetangga untuk silaturahmi.
9. Korea Selatan
Tradisi mudik di Korea Selatan terjadi saat perayaan Chuseok atau Hangawi. Perayaan ini adalah festival panen yang jatuh pada bulan ke-8 di kalender lunar. Saat perayaan ini, masyarakat Korea Selatan akan melakukan perjalanan mudik untuk menghormati leluhur, mengunjungi makam keluarga, dan menyantap hidangan tradisional.
10. Amerika Serikat
Di negeri Paman Sam, tradisi mudik dilaksanakan ketika perayaan Natal dan Thanksgiving. Thanksgiving adalah perayaan atas rasa syukur terhadap hasil panen atau berkah tahunan. Perayaan ini menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan rasa syukur atas keberkahan hidup.
Saat Thanksgiving, masyarakat Amerika Serikat akan melakukan perjalanan jauh untuk berkumpul bersama keluarga dan menyantap hidangan seperti kalkun panggang.
Perbedaannya dengan Tradisi Mudik di Indonesia
Tradisi mudik merupakan kegiatan melakukan perjalanan jauh dengan tujuan untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Di Indonesia, mudik biasanya dilakukan saat perayaan hari besar keagamaan, seperti Natal dan Idulfitri. Tradisi ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk merayakan hari raya bersama keluarga sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Perayaan tersebut biasanya juga diiringi dengan kegiatan makan bersama keluarga. Berbagai hidangan khas pun disajikan, seperti opor ayam, rendang, sayur labu siam, dan sambal goreng kentang. Kegiatan makan bersama ini bukan sekadar untuk mengenyangkan perut, tetapi juga menjadi simbol kebahagiaan dan mempererat rasa kebersamaan.
Pada dasarnya, beberapa negara lain juga memiliki tradisi serupa yang bertujuan untuk berkumpul bersama keluarga. Namun, perbedaannya terletak pada hari besar yang dirayakan, cara masyarakat memeriahkannya, dan jenis hidangan yang disajikan dalam perayaan tersebut.
Tinggalkan Komentar
Komentar