periskop.id - Nama Dony Oskaria kembali menjadi perhatian publik setelah pernyataannya mengenai langkah besar pemerintah dalam merampingkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam acara Jakarta Globe Insight di Jakarta, Selasa (28/4/2026), ia mengungkapkan bahwa ratusan perusahaan telah dilikuidasi sebagai bagian dari transformasi besar sektor BUMN nasional.
“Total yang sudah dilikuidasi itu kurang lebih sampai dengan hari ini sudah sekitar 167 perusahaan,” ujar Dony ketika ditemui di sela acara tersebut, demikian dilansir Antaranews.
Pernyataan itu menegaskan arah kebijakan pemerintah dalam merestrukturisasi BUMN agar lebih efisien, kompetitif, dan berdaya saing global. Di balik kebijakan tersebut, publik juga menyoroti profil Dony Oskaria sebagai tokoh penting dalam transformasi ekonomi nasional.
Profil Dony Oskaria
Dony Oskaria merupakan pejabat negara sekaligus profesional korporasi yang memiliki pengalaman panjang di sektor bisnis, aviasi, pariwisata, hingga kebijakan ekonomi nasional.
Ia lahir di Tanjung Alam, Tanah Datar, Sumatera Barat pada 26 September 1969. Kariernya berkembang dari dunia perbankan hingga akhirnya dipercaya memegang berbagai posisi strategis di lingkungan BUMN dan pemerintahan.
Sejak 8 Oktober 2025, Dony menjabat sebagai Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 109/P Tahun 2025.
Selain itu, ia juga menjabat sebagai Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi Danantara yang berperan dalam pengelolaan investasi strategis negara.
Pernyataan 167 Perusahaan Dil likuidasi Jadi Sorotan
Pernyataan Dony Oskaria mengenai likuidasi 167 perusahaan BUMN menjadi salah satu sinyal kuat transformasi besar-besaran yang sedang dilakukan pemerintah.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perampingan jumlah entitas BUMN dari sekitar 1.077 perusahaan menjadi hanya sekitar 200 hingga 300 perusahaan.
Transformasi ini dilakukan melalui empat pendekatan utama:
- Likuidasi perusahaan tidak produktif
- Divestasi perusahaan di luar bisnis inti
- Konsolidasi berdasarkan sektor industri
- Restrukturisasi operasional dan aset
Langkah tersebut bertujuan menciptakan BUMN yang lebih fokus, efisien, dan memiliki skala ekonomi lebih besar di tingkat global.
Peran Strategis Dony Oskaria di BP BUMN dan Danantara
Sebagai Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony memegang peran penting dalam mengawal restrukturisasi aset negara.
Ia menegaskan bahwa konsolidasi sektor logistik, perhotelan, rumah sakit, hingga sekuritas menjadi bagian dari strategi penguatan struktur ekonomi nasional.
Melalui Danantara, pemerintah juga mengintegrasikan pengelolaan sovereign wealth fund Indonesia agar lebih terarah dan kompetitif secara global.
Dalam kerangka tersebut, sinergi antar-BUMN kini tidak lagi bersifat opsional, melainkan menjadi kewajiban strategis.
Perjalanan Karier Dony Oskaria di Dunia Korporasi
Sebelum masuk ke pemerintahan, Dony Oskaria memiliki rekam jejak panjang sebagai profesional di sektor perbankan dan industri hiburan serta pariwisata.
Ia pernah menjabat sebagai Managing Director Bank Mega dan CEO Hospitality & Entertainment CT Corp.
Selain itu, ia juga dipercaya menjadi Presiden Direktur Trans Studio Mall serta Direktur Utama AntaVaya.
Kariernya di sektor transportasi udara juga cukup menonjol, termasuk saat menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia dan Komisaris Citilink Indonesia.
Transformasi Pariwisata Nasional melalui InJourney
Pada periode 2021 hingga 2024, Dony Oskaria menjabat sebagai Direktur Utama Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney).
Di bawah kepemimpinannya, perusahaan holding pariwisata BUMN tersebut menjalankan strategi integrasi sektor aviasi dan destinasi wisata nasional untuk meningkatkan daya saing industri pariwisata Indonesia.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi global pascapandemi.
Pengalaman di Pemerintahan dan Kebijakan Ekonomi Nasional
Karier Dony di pemerintahan semakin kuat setelah ia diangkat sebagai Wakil Menteri BUMN pada 2024 melalui Keputusan Presiden Nomor 73/M Tahun 2024.
Pada September 2025, ia juga sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas Menteri BUMN sebelum akhirnya dipercaya memimpin BP BUMN.
Sebelumnya, ia juga terlibat dalam Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) sebagai bagian dari tim pengembangan sektor pariwisata nasional.
Peran tersebut memperlihatkan keterlibatannya dalam perumusan kebijakan ekonomi strategis jangka panjang.
Latar Belakang Pendidikan Dony Oskaria
Dony Oskaria menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Hubungan Internasional di Universitas Padjadjaran pada 1996.
Ia kemudian melanjutkan studi Magister Administrasi Bisnis (MBA) di Asian Institute of Management, Filipina pada 2009.
Kombinasi pendidikan hubungan internasional dan manajemen bisnis menjadi fondasi kuat dalam perjalanan kariernya di sektor korporasi dan pemerintahan.
Transformasi BUMN
Pernyataan Dony Oskaria mengenai likuidasi 167 perusahaan menegaskan bahwa transformasi BUMN menjadi agenda prioritas pemerintah hingga 2026.
Langkah ini bertujuan menciptakan struktur BUMN yang lebih ramping namun kuat secara finansial dan operasional.
Konsolidasi sektor logistik, hotel, sekuritas, hingga asuransi menjadi bagian dari strategi pembentukan skala ekonomi yang lebih besar.
Melalui pendekatan tersebut, pemerintah menargetkan BUMN dapat berperan sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus pemain global yang kompetitif.
Tinggalkan Komentar
Komentar