periskop.id - PT Hutama Karya (Persero) merombak susunan dewan komisarisnya pada 2026, mengganti dua anggota lama dan mengangkat satu nama baru. Perubahan ini diungkap melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 11 Juni 2026.

Pergantian jajaran komisaris tersebut berpijak pada Surat Keputusan Para Pemegang Saham PT Hutama Karya Nomor 301 Tahun 2026 serta Nomor SK.102/DI-DAM/DO/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris perseroan.

Advertisement

Siapa yang Diberhentikan dari Dewan Komisaris Hutama Karya?

Dua komisaris yang sebelumnya menjabat resmi diberhentikan dengan hormat dalam keputusan ini. Pertama, Andus Winarno dilepas dari posisinya sebagai Komisaris, dengan pemberhentian yang berlaku efektif sejak 24 Februari 2026.

Kedua, Essy Asiah turut dilepas dari jabatan Komisaris Perseroan dalam keputusan yang sama. Keduanya sebelumnya diangkat berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham Nomor 30 Tahun 2025 dan SK.074/DI-DAM/DO/2025 tertanggal 31 Oktober 2025.

Komisaris Baru Hutama Karya 2026

Sebagai bagian dari penyegaran organisasi, pemegang saham menunjuk Maulidya Indah Junica untuk mengisi posisi Komisaris PT Hutama Karya. Kehadirannya melengkapi formasi Dewan Komisaris perseroan yang baru.

Manajemen Hutama Karya menegaskan bahwa pergantian susunan komisaris ini tidak berdampak langsung terhadap operasional perusahaan, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Seluruh proses bisnis dan pelaksanaan proyek yang sedang berjalan dipastikan tetap berlangsung sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan.

Susunan Lengkap Komisaris dan Direksi Hutama Karya Terbaru

Berikut formasi Dewan Komisaris dan Direksi PT Hutama Karya setelah perombakan resmi ini:

Dewan Komisaris

1. Komisaris Utama: Denny Abdi

2. Komisaris: Mukri

3. Komisaris: Siti Jamaliah Lubis

4. Komisaris: R. Wahyu Muryadi

5. Komisaris: Maulidya Indah Junica

6. Komisaris: Mudanto Hatta

Direksi

1. Direktur Utama: Koentjoro

2. Wakil Direktur Utama: Sugeng Rochadi

3. Direktur: Eka Setya Adrianto

4. Direktur: Fatma Dewi Setyowati

5. Direktur: Muhammad Fauzan

6. Direktur: Mardiansyah

7. Direktur: Gunadi

8. Direktur: Iwan Hermawan

Dengan formasi baru ini, Hutama Karya melanjutkan perannya sebagai salah satu BUMN konstruksi dan infrastruktur strategis di Indonesia, termasuk dalam pengelolaan jaringan Tol Trans Sumatera.