Periskop.id - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada semester I-2026. Capaian ini melonjak sekitar 480% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp285,86 miliar.
Lonjakan laba tersebut turut mengerek laba per saham perseroan menjadi Rp92,10, naik dari sebelumnya Rp16,93 per saham.
Berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan lewat keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/7), pendapatan PANI ikut melonjak 87% menjadi Rp2,92 triliun dari posisi Rp1,64 triliun pada semester I-2025.
Kenaikan pendapatan tersebut turut mendorong laba kotor perseroan naik signifikan, dari Rp965,36 miliar menjadi Rp2,21 triliun.
Di sisi beban, kinerja PANI juga menunjukkan efisiensi pada beberapa pos. Beban penjualan tercatat turun menjadi Rp44,98 miliar.
Beban keuangan perseroan pun menyusut menjadi Rp20,38 miliar. Namun, beban umum dan administrasi justru naik Rp171,96 miliar.
Dari sisi neraca, total liabilitas PANI hingga Juni 2026 tercatat sebesar Rp17,02 triliun.
Ekuitas perseroan mencapai Rp33,74 triliun, tumbuh 6,58% dari posisi Rp31,66 triliun pada periode sebelumnya.
Sementara itu, total aset PANI tercatat Rp50,77 triliun, naik tipis 0,37% dari posisi Rp50,58 triliun.
Kenaikan aset yang relatif kecil dibandingkan lonjakan laba dan pendapatan menunjukkan pertumbuhan kinerja PANI pada semester I-2026 lebih ditopang efisiensi operasional dan peningkatan penjualan, bukan ekspansi aset besar-besaran.
Perbaikan struktur permodalan perseroan juga sempat ditopang aksi private placement yang menghasilkan dana segar bagi PANI, seiring masuknya investor baru sebagai pemegang saham.
Tinggalkan Komentar
Komentar