periskop.id - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta memastikan transaksi pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sudah bisa digunakan di China dan Korea mulai tahun depan. Hal ini diharapkan mempermudah wisatawan Indonesia melakukan pembayaran secara langsung di kedua negara tanpa perlu menukar mata uang terlebih dahulu.

"Mudah-mudahan tahun depan implementasi QRIS sudah berjalan. Awal tahun depan, mau beli dimsum di Beijing juga bisa. Lalu berikutnya, mungkin kalau mau beli tteokbokki di Seoul juga bisa," kata Fili dalam konferensi pers RDG, Rabu (19/11).

Selain dua negara tersebut, Fili menyebut pihaknya juga tengah mempercepat proses kerja sama dengan India. Kerja sama ini diharapkan bisa terealisasi tahun depan dan membuka kemudahan pembayaran lintas negara bagi wisatawan dan pelaku usaha.

"Jadi sementara untuk India juga kita terus kejar supaya kita bisa beli kare di sana," terang Fili.

Sedangkan untuk kerja sama transaksi dengan Arab Saudi, Fili menyebut prosesnya masih cukup panjang. Hal ini disebabkan negosiasi dengan pihak kerajaan Arab Saudi masih berlangsung dan memerlukan koordinasi yang intensif.

"Ini kebetulan memang kita sedang terus melakukan diskusi secara intens, dan antarindustri juga sudah berbicara secara intens," jelasnya.

Sebelumnya, BI berencana memperluas layanan QRIS Cross Border ke lebih banyak negara yang memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata. Saat ini, layanan tersebut telah terhubung dengan Thailand dan Malaysia, dan dalam waktu dekat akan diperluas ke Singapura untuk semakin mempermudah transaksi wisatawan.

Deputi Gubernur BI Doni Pramanto Joewono menjelaskan bahwa QRIS Cross Border merupakan sistem pembayaran berbasis QR yang memungkinkan transaksi lintas negara secara langsung. Dengan layanan ini, wisatawan asing dapat membayar menggunakan aplikasi pembayaran dari negara asalnya yang sudah terhubung dengan QRIS.

"Kami sudah punya QRIS Cross Border dengan Thailand, Malaysia, dan selanjutnya Singapura. Kami akan memperluas supaya lebih memudahkan," kata Doni, dikutip Antara.

Ia menambahkan, wisatawan Thailand yang datang ke Indonesia sudah dapat menggunakan QRIS Thailand, begitu pula sebaliknya. Doni mencontohkan bahwa warga Indonesia yang berkunjung ke Thailand cukup bermodalkan ponsel dan charger karena sistem pembayaran kedua negara telah saling terintegrasi.