periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara mengenai anggaran penanganan bencana yang digunakan untuk mengatasi banjir bandang dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Purbay amengatakan, saat ini masih anggaran untuk penanganna bencana tersebut bersumber dari pemerintah daerah (Pemda).
"Pakai anggaran yang ada dulu," kata Purbaya kepada media, dikutip Sabtu (28/11).
Purbaya menjelaskan, dirinya belum mengetahui secara detail kebutuhan anggaran pada masing-masing Pemda. Menurutnya, hingga saat ini banyak daerah masih menggunakan anggaran yang tersedia. Selain itu, kata Purbaya, sampai sekarang belum ada Pemda yang mengajukan permintaan tambahan alokasi anggaran untuk penanganan bencana tersebut.
"Belum minta ke saya sampai sekarang. Jadi sepertinya pakai anggaran yang ada dulu," imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan kementerian/lembaga terkait untuk mempercepat proses penanganan bencana alam yang kini melanda sejumlah daerah di Indonesia.
Pernyataan itu dikemukakan melalui Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya, seusai menghadiri rapat terbatas (ratas) di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/11).
"Ya, Presiden minta dikoordinasikan dengan cepat, utamanya koordinasikan program-program prioritas di lapangan, sinergi antarkementerian terkait program prioritas, situasi akhir tahun, dan bergerak cepat tangani bencana," tuturnya.
Dikatakan Bima, instruksi itu disampaikan Presiden untuk merespons situasi akhir tahun yang diwarnai peningkatan curah hujan dan potensi bencana hidrometeorologi.
Kemendagri, kata dia, telah mengerahkan tim khusus ke sejumlah wilayah yang saat ini berstatus rawan bencana, di antaranya Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, dan sekitarnya.
Ia menyebutkan wilayah-wilayah lain yang terdampak, termasuk Sumatera Barat, juga menjadi perhatian Presiden dan kementerian/lembaga terkait.
Tinggalkan Komentar
Komentar