periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang dirumahkan karena gagal memperbaiki kinerjanya dalam tenggat satu tahun tidak akan menerima gaji. Ia menekankan langkah ini sebagai upaya tegas untuk mendorong perbaikan kinerja dan memastikan reformasi di DJBC berjalan efektif.
Purbaya menilai perbaikan kinerja DJBC harus dilakukan secara serius, mengingat berbagai persoalan yang muncul dalam pengawasan kepabeanan dan cukai.
"Saya bilang ke mereka, kalau Anda tidak bisa memperbaiki dalam satu tahun dari kemarin, ada kemungkinan besar seluruh pegawai DJBC akan dirumahkan," kata Purbaya dalam Rapat Kerja Komisi XI, Jakarta, Senin (8/12).
Purbaya menegaskan jika target perbaikan tidak tercapai, maka pegawai yang dirumahkan tidak akan menerima gaji. Ia menyebut langkah tegas tersebut perlu ditempuh untuk memastikan reformasi di lingkungan DJBC berjalan efektif.
"Jadi mungkin dirumahkan saja sampai pensiun, tidak dibayar. Atau dibayar apa tidak? Tidak, kita bayar lah. Rugi saya kalau dibayar," tegasnya.
Kendati begitu, Purbaya juga optimistis langkah pengetatan tersebut dapat menurunkan praktik penyelundupan serta berbagai bentuk pelanggaran lainnya secara signifikan. Meskipun tidak mungkin mencapai nol, ia yakin pengawasan akan jauh lebih ketat.
"Ke depannya, seharusnya penyelundupan dan permainan high score akan berkurang secara signifikan. Kalau nol sih tidak mungkin, ini kan kita tidak hidup di dunia yang ideal. Tapi akan berkurang secara signifikan," tutupnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar