periskop.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi menyambut Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan yang baru untuk mendampingi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya menyambut positif kehadiran Juda dan meyakini bahwa wakil barunya tersebut dapat langsung bersinergi karena memiliki rekam jejak yang mumpuni di sektor keuangan.

"Pertama saya juga nyaman dengan Pak Juda. Masa nggak nyaman," kata Purbaya kepada awak media di Jakarta, Jumat (6/2).

Pelantikan Juda Agung dilakukan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini diambil untuk mengisi kekosongan kursi Wakil Menteri Keuangan dalam kabinet.

Posisi strategis tersebut sebelumnya sempat lowong beberapa waktu. Hal ini terjadi setelah pejabat sebelumnya, Thomas Djiwandono, mendapatkan amanah baru dan dilantik menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Purbaya menilai kehadiran Juda sangat penting untuk menjaga kesinambungan kinerja kementerian. Ia diproyeksikan untuk melanjutkan peran-peran krusial yang sebelumnya dipegang oleh Thomas.

Secara spesifik, Purbaya menyoroti dua fokus utama yang akan menjadi tanggung jawab Juda. Ia diminta untuk mengawal kebijakan di sektor finansial serta menangani urusan hubungan internasional.

Pengalaman panjang Juda berkarier di Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi aset berharga. Purbaya optimistis latar belakang sebagai bankir sentral menjadi modal kuat bagi Juda untuk menjalankan tugas barunya di lapangan fiskal.

"Saya pikir Pak Juda akan melanjutkan hal-hal yang ditangani oleh Pak Thomas, sektor finansial dan internasional. Jadi harusnya sih, dia sudah mahir dengan hal itu juga di Bank Sentral, harusnya nggak ada masalah," tutup Purbaya.

Di sisi lain, Juda Agung mengaku tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya. Ia merasa langsung nyaman dan tidak asing meski baru saja dilantik masuk ke dalam jajaran Kementerian Keuangan.

Juda menuturkan bahwa atmosfer di Kemenkeu terasa sangat familier baginya. Hal ini dikarenakan sebagian besar pejabat eselon di kementerian tersebut merupakan kolega lama yang sering berkoordinasi dengannya secara intensif sejak ia masih menjabat di level eselon bawah.