iklan periskop
Ekonomi

Airlangga: Work From Mall Jadi Strategi Jaga Ekonomi dan Belanja Nasional Selama Libur Nataru

Pemerintah dorong Work From Mall (WFM) dan program belanja nasional untuk menjaga pergerakan ekonomi, mendukung UMKM, dan meningkatkan konsumsi selama libur Natal-Tahun Baru.

7 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Airlangga: Work From Mall Jadi Strategi Jaga Ekonomi dan Belanja Nasional Selama Libur Nataru
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto saat melakukan peninjauan terhadap kesiapan implementasi program Work From Mall untuk mendukung program BINA dan Indonesia Great Sale di Mal Pondok Indah Jakarta, Jumat (26/12). Dok foto oleh Humas Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meluncurkan sejumlah kebijakan untuk menjaga momentum ekonomi selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Salah satu langkah utama adalah mendorong sinergi antara kebijakan Work From Anywhere (WFA) dengan konsep Work From Mall (WFM). Inisiatif ii dimaksudkan untuk menjaga program belanja nasional dalam menciptakan pergerakan ekonomi keluarga yang sejalan dengan libur anak sekolah.

“Strategi ini dilakukan untuk menjaga aktivitas ekonomi tetap dinamis di penghujung tahun,” ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Sabtu (27/12).

Salah satu fokus kebijakan ini adalah pemanfaatan ruang publik seperti mall secara lebih produktif. Menurut Airlangga, pusat perbelanjaan tidak hanya difungsikan sebagai lokasi transaksi ritel, tetapi juga sebagai ruang aktivitas ekonomi yang mendukung produktivitas, kreativitas, serta keterlibatan UMKM dan pekerja ekonomi digital.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pergerakan ekonomi tetap bergulir, seiring tingginya mobilitas masyarakat pada periode libur Natal dan Tahun Baru. Tingkat kunjungan yang tinggi di pusat perbelanjaan diharapkan mendorong pertumbuhan konsumsi domestik sekaligus memberikan efek positif bagi perekonomian nasional.

Airlangga menerangkan, hampir seluruh toko menawarkan diskon hingga 50%, bahkan ada yang tambah 25% lagi, ditambah cashback 10%. Potongan harga ini diberikan agar terjadi pertumbuhan ekonomi dan belanja masyarakat meningkat.

"Hampir di semua mall ramai dikunjungi, dan diharapkan program ini bisa berjalan lancar serta mendorong kegiatan ekonomi,” tambah Airlangga.

Selain mendorong konsumsi, program belanja nasional memberikan ruang lebih besar bagi UMKM untuk berpartisipasi dalam ekosistem ritel modern. Kehadiran UMKM di pusat perbelanjaan menjadi faktor penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memberi peluang bagi produk lokal untuk menjangkau pasar lebih luas.

Melalui konsep Work From Mall, pemerintah mendorong pemanfaatan pusat perbelanjaan sebagai ruang kerja alternatif. Model ini mendukung perkembangan ekonomi digital dan gig economy, serta memadukan kebutuhan pekerja fleksibel dengan aktivitas ekonomi yang berlangsung di pusat perbelanjaan.

Adapun, penerapan Work From Mall dilakukan secara bertahap di sejumlah provinsi dengan dukungan Pemerintah Daerah dan perusahaan teknologi. Pemanfaatan fasilitas yang sudah tersedia di mall seperti konektivitas internet, listrik, dan layanan pendukung lainnya, diharapkan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, produktif, dan efisien.

Strategi ini menunjukkan pemerintah tidak hanya mendorong pertumbuhan belanja domestik, tetapi juga memperkuat ekosistem UMKM dan pemanfaatan ruang publik secara inovatif, sehingga ekonomi tetap dinamis, inklusif, dan berkelanjutan selama libur panjang.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Airlangga Hartarto, Natal dan Tahun Baru (Nataru), WFA, dan pusat perbelanjaan dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.