periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali melakukan rotasi terhadap pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Kali ini, rotasi akan menyasar sekitar 70 pegawai sebagai bagian dari upaya pembenahan internal kementerian.

‎Langkah tersebut menyusul rotasi dan pelantikan puluhan pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang telah dilakukan sebelumnya pada Rabu (28/1).

‎"Minggu depan mungkin sekitar 70 orang orang pajak saya akan putar.Yang ketahuan main-main saya akan putar ke tempat yang lebih sepi," kata Purbaya kepada media, Jakarta, Jumat (30/1).

‎Purbaya menegaskan, kebijakan rotasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk melakukan perbaikan secara serius di tubuh otoritas perpajakan. Menurutnya, penataan sumber daya manusia diperlukan untuk memperkuat integritas dan kinerja institusi.

‎"Pihak yang ketahuan main-main saya akan putar ke tempat yang lebih sepi. Jadi kita melakukan perbaikan yang sungguh-sungguh," tegasnya. 

‎Sebelumnya, Purbaya menegaskan akan merumahkan pejabat yang kinerjanya tidak optimal di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Ini merupakan langkah serius untuk menutup celah kebocoran penerimaan negara.

‎Purbaya mengatakan besok, Rabu (28/1/2026), akan mulai melakukan operasi bersih-bersih pejabat di dua instansi tersebut.

‎“Ini serius, besok diobrak-abrik tuh salah satu. Itu seharusnya akan memperbaiki cara kerja pajak dan bea cukai, dan seharusnya yang bocor-bocor itu tidak akan terjadi lagi,” kata Purbaya kepada media di Jakarta, Selasa (27/1).

‎Bendahara negara itu menyebut dalam operasi ini setidaknya ada pejabat di lima pelabuhan yang akan dirumahkan.

‎“Nanti beberapa pejabat itu saya rumahkan saja. Sebagai pesan bahwa kita serius tahun ini. Jadi pejabat di lima pelabuhan besar,” tegasnya.