periskop.id - Perum BULOG membidik pasar Arab Saudi dengan menawarkan beras super premium untuk kebutuhan jemaah haji dan umrah 2026, menyusul respons positif importir terhadap kualitas dan cita rasa beras Indonesia.
Tawaran ini berlangsung dalam kegiatan Bridging Supply and Service: Business Matching for Indonesian F&B Distributors and Hajj Catering Providers yang diselenggarakan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah.
Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani, mengajak para importir mencicipi langsung nasi yang dimasak dari beras Indonesia dan membandingkannya dengan produk negara lain. Hasilnya, Beras BULOG mendapatkan respons positif.
Para importir menilai beras Indonesia memiliki tekstur pulen, aroma yang baik, serta cita rasa yang sesuai dengan preferensi pasar Arab Saudi. Antusiasme ini menjadi sinyal positif bagi peluang ekspor beras Indonesia untuk kebutuhan jemaah Haji dan Umrah.
Dia menjelaskan beras super premium BULOG yang diproduksi dari gabah segar hasil panen petani Indonesia. Beras ini diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern, dengan standar mutu tinggi, kadar air terjaga, tingkat pecahan rendah, serta telah melalui uji laboratorium dan memenuhi standar ekspor.
“Alhamdulillah hari ini kami berada di KJRI Jeddah dalam rangka sosialisasi sekaligus menawarkan Beras BULOG untuk kebutuhan Haji 2026. Setelah pemaparan dan uji cita rasa bersama para importir, respons yang kami terima sangat baik dan cukup menarik minat mereka,” ujar Rizal dalam keterangannya, Senin (16/2).
Rizal menambahkan bahwa pihaknya optimistis importir di Makkah, Madinah, maupun Jeddah dapat menyerap beras BULOG dalam jumlah signifikan.
“Ini merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi kami apabila Beras BULOG dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji. Harapan kami, langkah ini menjadi berkah bagi bangsa Indonesia sekaligus memperkuat posisi produk pangan nasional di pasar internasional,” tambahnya.
Ke depan, BULOG menargetkan penguatan kemitraan strategis dengan importir Saudi guna memastikan pasokan beras berkualitas tinggi yang berkelanjutan dan kompetitif.
Tinggalkan Komentar
Komentar