periskop.id - Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Prabowo menilai peluncuran ribuan fasilitas ekonomi tingkat desa tersebut sebagai tonggak sejarah baru bagi bangsa Indonesia. Ia memaparkan bahwa proses pembangunan fasilitas fisik beserta pembentukan sistem logistik pendukung hanya memakan waktu yang sangat singkat.

"Dalam tujuh bulan kita bisa operasionalkan seribu enam puluh satu kooperasi," kata Prabowo di Nganjuk, Sabtu (16/5).

Mantan Menteri Pertahanan ini mematok target agar pemerintah dapat kembali meluncurkan puluhan ribu unit koperasi baru dalam beberapa bulan ke depan. Ia optimistis institusi negara memiliki kapasitas memadai untuk merealisasikan rencana strategis tersebut.

"Pada bulan Agustus kita akan lompat meresmikan 30 ribu kooperasi," tegasnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan pembangunan infrastruktur fisik jaringan koperasi desa berjalan sangat progresif. Menurutnya, jumlah bangunan koperasi yang telah rampung mencapai lebih dari sembilan ribu unit.

"Sebanyak 1.061 koperasi telah siap beroperasi penuh dan diresmikan serentak pada hari ini," jelas Zulkifli.

Pemerintah saat ini sedang menyelenggarakan proses rekrutmen massal untuk menyediakan puluhan ribu tenaga manajer Koperasi Merah Putih. Para petugas tersebut nantinya akan menempati posisi pengelola suplai pangan dan mengawal roda operasional harian.

Prabowo meyakini keberadaan Koperasi Merah Putih akan membangkitkan perputaran roda ekonomi kerakyatan secara mandiri. Kepala Negara berharap kehadiran fasilitas komersial ini mampu melepaskan tingkat ketergantungan masyarakat desa dari campur tangan pihak luar.