periskop.id - Usai meninjau lokasi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto perkembangan terkini normalisasi akses energi. Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk segera memulihkan listrik, BBM, dan LPG bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di ketiga provinsi tersebut.

"Bapak Presiden memerintahkan agar bisa lebih cepat. Makanya saya kemarin tiga hari di sana kan, di lokasi, memastikan itu semua. Dan tadi saya laporkan ke Bapak Presiden, insya Allah besok malam listrik di Sumatra Utara, di Tapteng, Tapsel, kemudian Sibolga sudah menyala, berangsur-angsur sudah mulai membaik," jelas Bahlil di Istana Negara, Jakarta, dilansir dari laman resmi Kementerian ESDM, Jumat (5/12).

Bahlil melaporkan kepada Presiden bahwa pasokan listrik di Aceh tengah dipulihkan setelah beberapa menara transmisi PLTMG Arun roboh akibat banjir. Ia memastikan listrik diperkirakan menyala kembali paling lambat Sabtu (6/12).

"Di Tapanuli Tengah, listrik mulai menyala sejak Kamis malam, meski belum maksimal, dan diperkirakan normal sepenuhnya pada Jumat malam atau Sabtu. Sementara di Sibolga, pasokan listrik sudah kembali stabil," lanjut dia.

Terkait BBM, Bahlil menyatakan stok aman hingga 7–8 hari ke depan. Namun distribusi terhambat akibat putusnya akses jalan darat, sehingga pasokan dialihkan melalui laut dan udara menggunakan tangki serta jeriken.

Meski beberapa SPBU di daerah terdampak sudah kembali beroperasi, antrean panjang konsumen masih terlihat. Menyikapi hal ini, Bahlil memutuskan merelaksasi penggunaan barcode untuk Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga kondisi distribusi BBM benar-benar pulih.

Sementara itu, distribusi LPG sudah berjalan kembali meski belum sepenuhnya maksimal. Untuk penyaluran di Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan yang sebelumnya bersumber dari Dumai, kini dialihkan dari Sumatra Barat untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat terdampak.

"Kini Sumatra Barat dijadikan hub distribusi agar pasokan energi bisa tersalurkan ke seluruh daerah terdampak. Jika cuaca mendukung, kondisi diperkirakan membaik pada Jumat hingga Sabtu. Untuk BBM di Tapanuli Tengah, laporan dari Bupati Masinton Pasaribu menyebut pasokan sudah mencapai 60% normal," tandasnya.

Bahlil juga menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap praktik pertambangan yang diduga menjadi penyebab banjir bandang. Ia menegaskan, jika ditemukan tambang atau IUP yang beroperasi tidak sesuai kaidah pertambangan yang baik, pihaknya akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Di Aceh, pengecekan tengah berlangsung, sementara di Sumut tim evaluasi sedang bekerja. Setelah evaluasi selesai, saya akan memastikan dampak dari aktivitas tambang ini. Jika ada pelanggaran, sanksi tegas akan diberikan,” ujarnya.