Periskop.id - Analis kebijakan transportasi Azas Tigor Nainggolan meminta agar PT Transportasi Jakarta, membawa pelaku pelecehan seksual ke ranah hukum. Pihak TransJakarta bisa melaporkan pelaku kepada polisi untuk menimbulkan efek jera, termasuk peringatan buat calon pelaku lainnya.
"Perlu penanganan tuntas dan dikenakan sanksi hukum tegas terhadap pelaku agar ini menjadi menjadi edukasi publik dan efek jera terhadap calon pelaku lainnya," kata Ketua Koalisi Warga untuk Transportasi (KAWAT) Jakarta itu di Jakarta, Jumat (2/1) seperti dilansir Antara.
Hal itu dia sampaikan, merespon kasus seorang penumpang perempuan yang mengalami pelecehan seksual di dalam bus Transjakarta rute 1A (Balai Kota-Pantai Maju) pada 1 Januari 2026. Selain kepada pelaku, Tigor juga meminta agar ada pendampingan kepada korban untuk mengurangi trauma atas kejadian pelecehan seksual yang dialaminya.
"Pendampingan juga dibutuhkan agar dia berani melaporkan ke polisi kejadian pelecehan seksualnya, didampingi oleh pengelola bus Transjakarta," ujar Tigor.
Dia pun menilai saat ini, minat masyarakat menggunakan layanan transportasi umum tinggi, salah satunya Transjakarta, sehingga kondisi armada selalu padat saat jam sibuk. Kondisi penuh sesak ini rawan terjadi tindak pidana, seperti pelecehan seksual dan pencurian.
Oleh karena itu, sebagai pencegahan, pengelola layanan angkutan umum diminta untuk tetap memastikan layanannya aman dan nyaman bagi penumpang. Terutama perempuan, dewasa rentan dan anak.
"Operator angkutan umum dapat mengaktifkan seluruh sistem kontrol layanan, bisa dengan kamera pengawas (CCTV) dan petugas dalam kereta atau bus Transjakarta agar penanganan dan pencegahan bisa lebih cepat dan tuntas menolong korban dan calon korban," tutur Tigor.
Selain itu, operator angkutan umum juga dinilai perlu memberikan edukasi terhadap pengguna atau penumpang. Misalnya dengan menyampaikan informasi terbuka dan menyediakan sistem pelayanan korban pelecehan seksual secara responsif, cepat, dan ramah agar korban pelecehan seksual merasa aman dan terlindungi.
"Tindakan respon cepat dan terbuka ramah dan penanganan tuntas ini akan dapat terus mendukung serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat agar selalu mau menggunakan layanan transportasi umum Jakarta," tuturnya.
Siap Membersamai
Sementara itu, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyesalkan insiden pelecehan seksual yang terjadi di salah satu armada busnya. "Transjakarta sangat prihatin dan menyesalkan dugaan tindakan pelecehan yang terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025, sekitar pukul 11.30 WIB di bus rute 1A," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan, setelah menerima laporan ketidaknyamanan dari korban melalui pramusapa di lapangan, pihaknya langsung berkomunikasi dengan korban. "Kami berkomunikasi dengan korban untuk memastikan kondisinya," ujar Ayu.
Lebih dari sekadar simpati, dia juga menegaskan komitmen Transjakarta, untuk membersamai dan mendukung korban dalam menempuh jalur hukum. "Kami percaya bahwa keamanan adalah hak setiap individu," tutur Ayu.
Dia pun mengajak seluruh pelanggan untuk saling menjaga dan peduli terhadap sesama pelanggan. “Jangan ragu untuk segera melaporkan segala bentuk tindakan yang mengganggu kenyamanan kepada petugas kami di lapangan atau melalui call center 1500-102,” ucap Ayu.
Sebelumnya, beredar sebuah video di media sosial Instagram lewat akun @depokfeed yang memperlihatkan seorang pria yang diduga melakukan pelecehan terhadap penumpang wanita.
Akun tersebut mengunggah seorang penumpang Transjakarta yang mengaku mengalami tindakan tidak pantas saat berada di dalam bus rute 1A (Balai Kota-PIK). Peristiwa itu terjadi saat korban naik dari halte Monas dan duduk bersebelahan dengan seorang penumpang pria.
"Menurut pengakuan korban, dirinya sempat tertidur selama perjalanan. Namun saat bus memasuki kawasan PIK, korban terbangun dan mendapati bagian pahanya dipegang serta dielus oleh pria yang duduk sebelahnya. Korban mengaku syok dan sempat terdiam sebelum akhirnya merekam kejadian tersebut," tulis akun tersebut.
Tinggalkan Komentar
Komentar