periskop.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan alasan pemeriksaan Bupati Pati Sudewo dilakukan di Kudus, Jawa Tengah, bukan di Pati.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, alasan perbedaan lokasi pemeriksaan karena membutuhkan tempat yang intensif.
“Ini kan butuh pemeriksaan secara intensif ya, sehingga tim juga melakukan pemeriksaan di beberapa tempat. Ini teknis strategi pemeriksaan saja oleh teman-teman di lapangan,” kata Budi.
Saat ditanya, apakah perbedaan lokasi pemeriksaan karena warga Pati banyak yang mendesak KPK untuk menangkap Sudewo, Budi menegaskan, pihaknya memilih Kudus karena dinilai lebih efektif.
“Tentu pemilihan tempat untuk melakukan pemeriksaan itu pertimbangan tim di lapangan, supaya pemeriksaan juga bisa berlangsung secara efektif, karena memang pihak-pihak yang dilakukan pemeriksaan itu ada beberapa. Ya tentunya itu butuh lokasi-lokasi untuk melakukan pemeriksaan oleh tim di lapangan,” jelas Budi.
Budi mengatakan, untuk detail penangkapan terkait operasi senyap di Pati, pihaknya akan menjelaskan dalam konferensi pers.
“Nanti kami akan sampaikan dalam konferensi pers,” tegas Budi.
Sebelumnya, KPK mengungkapkan, Sudewo terjaring dalam OTT di Pati, Jawa Tengah, pada Senin (19/1). Lalu, pada Selasa (20/1), ia tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Adapun, perkara ini berkaitan dengan pengisian jabatan di lingkungan pemerintah desa.
Tinggalkan Komentar
Komentar