iklan periskop
Hukum

TNI Buru KKB Penembak Pilot AS di Yahukimo

TNI mengejar KKB yang menembak pilot AS Nicholas F. Goselin di Bandara Ipdeheik, Yahukimo. Jenazah korban berhasil dievakuasi sehari setelah insiden.

1 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Satgas Damai Cartenz Bongkar Jaringan Pemasok Amunisi KKB Puncak Jaya
Aparat Satgas Ops Damai Cartenz menangkap anggota KKB Erek Enumbi alias Udara dan Hugon Gire alias Yemiter Murip yang merupakan jaringan pemasok senpi dan amunisi kepada KKB Ternus Enumbi alias Tesko yang beroperasi di wilayah Puncak Jaya, Papua Tengah, Senin (29/9/2025). Foto/Dokumentasi: ANTARA/HO-Satgas Damai Cartenz.
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - TNI menggelar pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menembak pilot berkebangsaan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, di Bandara Ipdeheik, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7). Jenazah korban yang merupakan pilot PT AMA Air pesawat PK-RCY berhasil dievakuasi dari lokasi pada Jumat (3/7).

Wakil Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menegaskan, operasi yang dijalankan mencakup empat prioritas sekaligus, yakni menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi warga sekitar, serta mendukung penegakan hukum terhadap para pelaku.

"Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku," kata Riyanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/7).

Untuk mengamankan lokasi sekaligus mengevakuasi korban, Koops TNI Habema menggelar Operasi Khusus Perebutan Cepat guna menguasai lapangan terbang sebagai titik masuk bantuan. Bersamaan dengan itu, Search and Rescue (SAR) Taktis dijalankan untuk menjamin keselamatan warga di sekitar lokasi kejadian.

Operasi tersebut melibatkan 10 personel Koops TNI Habema yang didukung dua helikopter Caracal. Riyanto menyebut, seluruh tahapan dilaksanakan secara cepat, terukur, dan terkoordinasi mengingat medan pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Riyanto juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pilot PT AMA Air tersebut, sekaligus menegaskan komitmen Koops TNI Habema dalam menjaga keamanan wilayah.

"Melalui Operasi Khusus Perebutan Cepat dan SAR Taktis, kami memastikan proses evakuasi dapat dilaksanakan secara cepat, aman, dan profesional," tandasnya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Koops TNI Habema, Tentara Nasional Indonesia, PT AMA Air, dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.