Periskop.id - PT Pertamina Patra Niaga resmi menggandeng Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendukung pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih. Sinergi ini diperkuat oleh 416 SPBU Nelayan yang kini telah beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.

Kolaborasi difokuskan pada penyediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sentra nelayan, kampung nelayan, serta pelabuhan perikanan. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan energi yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat produktivitas sektor perikanan nasional.

Kerja sama itu ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif bersama Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra.

"Bagi Pertamina Patra Niaga, energi menjadi fondasi yang menggerakkan produktivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Kami mendukung penuh pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi pesisir," ujar Mars Ega dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7).

Mars Ega menegaskan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen menghadirkan layanan energi hingga ke pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan jaringan distribusi BBM yang menyasar langsung kawasan pesisir dan pelabuhan perikanan.

Tercatat 416 SPBU Nelayan kini telah beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.

Keberadaan ratusan SPBU tersebut difungsikan sebagai infrastruktur energi yang mendukung kegiatan melaut sekaligus memperluas akses BBM bagi pelaku sektor perikanan.

Kementerian Koperasi turut dilibatkan dalam sinergi ini. Ketiga pihak menargetkan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan nelayan melalui kolaborasi yang lebih terstruktur.

Kemitraan ini pun diorientasikan untuk mendukung implementasi Asta Cita, khususnya lewat penguatan ekonomi biru dan ketahanan pangan nasional.

"Melalui kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga siap memastikan layanan energi yang andal untuk mendukung operasional Kampung Nelayan Merah Putih sehingga mampu berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir," pungkas Mars Ega.