Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat 3 Juli 2026 berpeluang konsolidasi. IHSG terpantau naik 1,92 ke level 5.855,01 pada pagi ini.
Dari sisi teknikal, penguatan IHSG tertahan di MA5 pada kisaran level 5760. Sementara indikator MACD menunjukkan penguatan histogram positif diiringi potensi Death Cross pada Stochastic RSI di oversold area.
“Sehingga IHSG berpeluang konsolidasi direntang level 5700-5800 pada perdagangan Jumat,” ulas tim riset Phintraco Sekuritas, Jumat (3/7).
Beberapa saham yang pilihan Phintraco Sekuritas yang menarik dicermati pada perdagangan hari ini antara lain ANTM, BBCA, BMRI, TPIA dan INDF.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,87% ke level 5744.56 pada perdagangan Kamis (2/7). Kenaikan IHSG terjadi di tengah pelemahan nilai tukar Rupiah ke level Rp17,988 per dolar AS.
Pemerintah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menarik investor agar mau berinvestasi di Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Fasilitas tersebut mencakup kemudahan di bidang keimigrasian, ketenagakerjaan, residensi, perizinan, hingga perpajakan. Dana kelolaan PFII bisa menjadi sumber pembiayaan bagi sejumlah proyek di dalam negeri, termasuk dari Danantara.
Di sisi lain, OJK akan mulai menjalankan mandat baru untuk mengawasi bursa mineral dan komoditas strategis mulai 1 Januari 2027. Kewenangan tersebut merupakan amanat dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 (UU P2SK) yang memperluas ruang lingkup pengawasan OJK. Regulasi baru tersebut membawa sejumlah perubahan signifikan, termasuk penambahan tugas dan kewenangan di sektor jasa keuangan.
OJK juga memperoleh sejumlah kewenangan baru, diantaranya pengawasan terhadap pengelolaan dana publik, termasuk Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), serta pengaturan mengenai penyisihan kekayaan aset kripto.
Tinggalkan Komentar
Komentar