periskop.id - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan dukungan penuh pemerintah bagi kontingen Indonesia yang akan berlaga di Asian Games 2026. Anggaran jumbo senilai Rp 61 miliar bahkan dipastikan sudah cair lebih awal demi mematangkan persiapan para atlet.

Ia menjelaskan langkah taktis ini diambil agar kesiapan fisik serta mental atlet Merah Putih berjalan optimal tanpa kendala finansial. Target realistis sebanyak empat medali emas kini dibidik oleh pemerintah melalui pembinaan yang matang.

"Kemenpora berkomitmen penuh. Dana untuk Asian Games sudah kami berikan secara menyeluruh dan diserahkan jauh-jauh hari agar persiapan dapat dilakukan dengan maksimal," ujar Erick seusai menerima kunjungan Chef de Mission (CdM) Indonesia Todotua Pasaribu di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (1/7).

Menurut Erick, pertemuan strategis tersebut sengaja digelar untuk menyinkronkan seluruh taktik operasional kontingen. Sinkronisasi ini dinilai krusial agar target prestasi yang dicanangkan bisa dieksekusi secara tepat sasaran.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan sistem pembinaan olahraga nasional kini diubah menjadi model pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang. Kebijakan tersebut disebutnya sebagai implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menghendaki pembinaan atlet secara berkesinambungan.

"Komitmen Bapak Presiden sangat kuat, karena beliau sendiri merupakan bagian dari dunia olahraga. Persiapan atlet memang tidak bisa dilakukan secara instan. Fokus kita saat ini adalah memastikan atlet berprestasi, sekaligus menyiapkan generasi atlet masa depan," tambahnya.

Mengenai target empat medali emas, Erick menggarisbawahi angka tersebut sangat masuk akal untuk dicapai. Namun, ia mengingatkan peta persaingan di level Asia sangat sengit sehingga performa langsung di lapangan menjadi penentu utama.

"Target kami realistis, yaitu empat emas. Tugas kita bersama adalah mendorong agar atlet bisa tampil maksimal dan memastikan mereka mendapatkan fasilitas persiapan terbaik," jelasnya.

Di sisi lain, Chef de Mission Indonesia Todotua Pasaribu memaparkan laporan terkini mengenai kesiapan skuad Garuda. Berdasarkan penjelasannya, Indonesia berencana mengirimkan delegasi terbaik untuk bertanding pada 32 cabang olahraga.

Todotua merinci saat ini tercatat ada 411 atlet yang masuk dalam daftar persiapan awal. Jika diakumulasikan dengan seluruh jajaran ofisial, total kekuatan kontingen Indonesia diperkirakannya bakal menembus angka 600 orang.

Demi memperkuat sokongan logistik dan fasilitas, Todotua menyatakan pihaknya membuka ruang kolaborasi yang luas bagi sektor privat. Pendekatan ini dinilai mampu menambah daya dorong perjuangan para atlet di kancah internasional.

"Kami membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta agar bisa bersama-sama menyukseskan perjuangan kontingen Indonesia di ajang ini," tutur Todotua.