periskop.id - Kementerian Kesehatan tancap gas membangun rumah sakit umum daerah (RSUD) di wilayah terpencil. Dari total rencana 66 RSUD, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan 42 rumah sakit dapat rampung sepanjang tahun ini.
Tahap awal pembangunan menunjukkan progres signifikan. Sebanyak 16 RSUD dipastikan rampung pada akhir Februari 2025, menandai percepatan pembangunan layanan kesehatan di daerah yang selama ini minim fasilitas.
“Saat ini kita akan laporkan, Insya Allah pada akhir Februari 16 rumah sakit akan selesai,” ujar Menkes Budi dalam konferensi pers di Gedung Kemenkes, Kamis (5/2).
Percepatan tidak berhenti di situ. Kemenkes kembali menargetkan enam RSUD tambahan selesai pada Maret hingga April, sehingga total 22 rumah sakit bisa diselesaikan pada fase awal tahun.
“Diharapkan di Maret-April 22-nya selesai,” kata Budi.
Setelah 22 RSUD rampung, pemerintah akan melanjutkan pembangunan 20 rumah sakit lainnya hingga akhir tahun ini. Budi memastikan, seluruh proses pembangunan tersebut telah mengantongi izin dan dukungan anggaran dari pemerintah.
“Tahun 2026 kita sudah dapat approval untuk membangun 20 tambahan lagi. Kita dapat anggarannya untuk membangun 20 lagi,” ujarnya.
Budi menegaskan, RSUD yang dibangun di wilayah terpencil fasilitasnya tidak akan dibedakan. Menurutnya, standar bangunan, peralatan medis, hingga kualitas layanan dibuat setara dengan rumah sakit di kawasan perkotaan.
“Saya sekarang juga lagi minta ke Bapak Presiden kalau bisa meresmikan rumah-rumah sakit ini. Kan ini adalah rumah sakit kelasnya, nanti bisa dilihat fotonya, videonya sama seperti di kota, fasilitasnya juga sama seperti di kota,” katanya.
Ia kemudian mencontohkan pembangunan RSUD di Maba, Halmahera Timur, yang dinilai sebagai bukti konkret percepatan pembangunan. Proyek tersebut bahkan rampung jauh lebih cepat dari perkiraan umum.
“Jadi yang di Maba, di Halmahera Timur, kita groundbreaking Maret, ini sudah jadi sekarang. Januari, minggu lalu kan saya datang ke sana, saya lihat sama Ibu Sherly, itu sudah jadi,” ujar Budi.
Untuk melengkapi target nasional, pemerintah juga telah menyiapkan tahap lanjutan pada 2027. Pada tahun tersebut, Kemenkes akan membangun 20 RSUD tambahan agar total 66 rumah sakit benar-benar terealisasi.
“Jadi sisanya tinggal 20 lagi di 2027,” kata Budi.
Sebagai catatan, pembangunan 66 RSUD di wilayah terpencil merupakan bagian dari tiga program quick win yang diamanatkan Presiden Prabowo Subianto. Dua program lainnya meliputi layanan cek kesehatan gratis serta percepatan eliminasi tuberkulosis.
Tinggalkan Komentar
Komentar