periskop.id - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit baru yang dibangun pemerintah di wilayah terpencil akan melayani pasien BPJS Kesehatan tanpa pengecualian.

Budi menegaskan, komitmen tersebut berlaku untuk seluruh 66 rumah sakit yang tengah dibangun Kementerian Kesehatan. Tak ada skema pembatasan layanan bagi peserta JKN, baik dari sisi kamar maupun fasilitas penunjang.

“Untuk ke-66 rumah sakit ini dipastikan bahwa seluruhnya 100 persen melayani pasien BPJS. Seratus persen melayani pasien BPJS,” tegas Budi dalam keterangan yang disampaikan saat konferensi pers di Gedung Kemenkes, Kamis (5/2).

Ia bahkan menilai, peserta BPJS di daerah terpencil justru akan menikmati kualitas layanan yang selama ini identik dengan rumah sakit swasta. Mulai dari ruang perawatan hingga kenyamanan fasilitas, standar yang disiapkan disebut tak kalah dengan rumah sakit komersial.

“Nggak usah khawatir, masyarakat yang punya BPJS malah akan mendapatkan fasilitas kamar yang nggak kalah dengan rumah sakit-rumah sakit swasta,” kata Budi.

Menurut Budi, desain dan kualitas layanan rumah sakit baru tersebut disetarakan dengan rumah sakit swasta di kota-kota menengah di Pulau Jawa. Dengan kata lain, pasien di pelosok tidak lagi harus menerima layanan ala kadarnya.

“Justru malah jadi sama dengan rumah sakit-rumah sakit swasta di Jawanya, kota-kota menengahnya,” ujarnya.

Kebijakan ini, lanjut Budi, menjadi bagian dari upaya pemerintah menutup jurang ketimpangan layanan kesehatan antardaerah. Rumah sakit di wilayah terpencil tak lagi sekadar tempat rujukan terakhir, tetapi ditargetkan menjadi pusat layanan utama bagi masyarakat sekitar.

Dengan jaminan penuh bagi peserta BPJS, pemerintah berharap kehadiran rumah sakit baru ini benar-benar dirasakan manfaatnya. Akses terbuka, kualitas terjaga, dan pelayanan setara menjadi kunci agar masyarakat tidak lagi harus berobat jauh ke kota besar.

Kementerian Kesehatan menargetkan pembangunan 66 rumah sakit rampung hingga 2027. Dari jumlah tersebut, sebanyak 42 rumah sakit ditargetkan selesai dibangun pada tahun ini.