periskop.id - Kementerian Kesehatan tengah menyiapkan berbagai skema dukungan untuk memastikan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) kesehatan di 66 rumah sakit umum daerah (RSUD) yang dibangun di wilayah terpencil. Dukungan tersebut mencakup penyediaan rumah dinas bagi tenaga medis hingga insentif tambahan di luar yang diberikan pemerintah pusat.
Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Yuli Farianti mengatakan, pemenuhan SDM di daerah terpencil memang menghadapi tantangan tersendiri. Namun, pemerintah memastikan kebutuhan tenaga kesehatan untuk seluruh rumah sakit tersebut tetap terpenuhi.
“Untuk pemenuhan SDM tantangannya memang di sana, tapi kami pastikan yang 66 itu ada SDM-nya,” ujarnya saat konferensi pers di Gedung Kemenkes, Jakarta, dikutip Jumat (6/2).
Yuli menjelaskan, dari total 66 RSUD tersebut, sebanyak 10 rumah sakit masuk tahap awal atau batch pertama. Kesepuluh rumah sakit ini telah dipetakan secara rinci dan dibahas bersama para direktur rumah sakit serta dinas kesehatan kabupaten dan kota. Hasil pemetaan menunjukkan kesiapan penuh.
“Untuk batch pertama atau batch 1, kesiapan sudah 100%,” katanya.
Selain insentif tambahan di luar insentif pusat, pemda juga menyediakan rumah dinas bagi dokter serta dukungan transportasi.
“Akan ada perumahan untuk para dokter dan juga transportasi. Bentuknya bisa berbeda-beda, tergantung kemampuan pemerintah daerah masing-masing,” jelas Yuli.
Ke depan, Kementerian Kesehatan menyiapkan sejumlah strategi lanjutan untuk memperkuat distribusi tenaga kesehatan di 66 RSUD wilayah terpencil tersebut. Skema yang disiapkan antara lain penugasan khusus melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PGDS) dengan pemberian insentif, residensi deploy, serta penugasan tenaga medis dari rumah sakit pusat.
Selain itu, pemerintah juga mendorong pengangkatan aparatur sipil negara (ASN) di daerah sebagai langkah berkelanjutan.
“Insya Allah yang pertama kita pastikan ada pengangkatan ASN di tempat masing-masing, kemudian diperkuat dengan penugasan khusus,” pungkasnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar