periskop.id - Pemerintah terus memantau penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) yang digulirkan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, hingga 3 Desember 2025 tercatat 26,2 juta keluarga penerima manfaat telah menerima bantuan.
"Per tanggal 3 Desember, tercatat 26,2 juta keluarga penerima manfaat telah menerima bantuan dari target 35,04 juta keluarga," tambahnya. ujar Airlangga saat mengunjungi lokasi penyaluran bantuan di Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (4/12).
Penyaluran dilakukan melalui berbagai bank penyalur, seperti BSI, BRI, BNI, dan Bank Mandiri, serta PT Pos Indonesia. Di PT Pos, setiap keluarga menerima bantuan sebesar Rp900 ribu, dengan total penerima sebanyak 132 ribu kepala keluarga.
Proses penyaluran ini dipastikan akan rampung pada bulan Desember. Hingga kini, penyaluran BLTS Kesra telah mencapai 75% dari total anggaran Rp35 juta per keluarga, dengan semua masyarakat menerima bantuan secara merata tanpa prioritas daerah.
Asal tahu saja, program ini dirancang sebagai stimulus akhir tahun, diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 lebih tinggi dibanding kuartal sebelumnya, seiring realisasi program bantuan dan stimulus," tutup Airlangga.
Selain BLTS Kesra, pemerintah juga menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 18,4 juta keluarga. Airlangga juga menyoroti program magang yang dijalankan pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan, yang telah diikuti 78.815 peserta.
"Program magang ini akan terus berjalan dan dievaluasi untuk efektivitasnya ke depan," ungkapnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar