periskop.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik telah ditunjuk untuk mengemban amanah sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI guna mengisi kekosongan kepemimpinan di otoritas bursa.

“Iya (Jeffrey jadi Pjs Dirut BEI),” ujar Purbaya saat ditemui awak media di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1).

Purbaya menjelaskan tugas mendesak Jeffrey bersama jajaran manajemen bursa adalah mewakili institusi dalam pertemuan penting dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Agenda strategis ini dijadwalkan berlangsung pada awal pekan, Senin (2/2).

“Dia (Jeffrey) sama timnya mereka lah,” terangnya singkat.

Dalam pertemuan tersebut, bendahara negara ini menegaskan posisi pemerintah yang tidak akan ikut campur. Bursa dinilai sebagai lembaga independen yang memiliki mekanisme internal sendiri dalam menyelesaikan persoalan pasar.

Purbaya menekankan intervensi pemerintah justru dapat mencederai independensi pasar modal. Oleh karena itu, penyelesaian masalah diserahkan sepenuhnya kepada prosedur yang berlaku di internal BEI.

“Dia menyelesaikan masalah sesuai dengan prosedur di internal mereka. Pemerintah nggak ikut campur. Dari bursa kan mereka independen. Nanti kalau saya masuk, mantap banget aku campur kata kamu. Dia menyelesaikan masalah sesuai dengan prosedur yang ada di internal mereka,” jelasnya.

Penunjukan pejabat sementara ini merupakan buntut dari pengunduran diri Iman Rachman dari kursi nomor satu BEI. Langkah tersebut diambil menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang memicu penghentian perdagangan sementara atau trading halt dua hari beruntun pada 28 dan 29 Januari.

Iman Rachman secara jantan mengambil tanggung jawab penuh atas gejolak pasar tersebut. Ia memutuskan mundur demi menjaga kredibilitas pasar modal Indonesia.

“Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ucap Iman di Gedung BEI, Jumat (30/1).

Mantan bos bursa ini berharap keputusan berat tersebut mampu membawa angin segar bagi pasar modal yang tengah bergejolak. Proses administrasi pengunduran dirinya dipastikan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dokumentasi administrasi semuanya akan berlaku sesuai dengan ketentuan anggaran dasar kita. Nanti akan ada sementara Plt (Pelaksana Tugas) yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita. Sampai ditunjuk definitif direktur utama yang baru,” tutup Iman.