periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran iuran keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) akan dialokasikan melalui anggaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

‎"Ya, nanti selalu lewat Kemenhan, kan? Pasti selalu lewat Kemenhan," kata Purbaya kepada media di Shangri-La, Jakarta, Selasa (3/2). 

‎Perlu diketahui, Indonesia resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian untuk Gaza yang merupakan inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam keanggotaan tersebut, setiap negara peserta diwajibkan membayar iuran sebesar Rp16,82 triliun.

‎Purbaya menjelaskan, alokasi anggaran tersebut akan disesuaikan dengan pagu anggaran Kementerian Pertahanan.

Pada 2026, anggaran Kemenhan telah ditetapkan sebesar Rp187,1 triliun yang digunakan antara lain untuk belanja pegawai dan prajurit TNI, penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista), serta pembiayaan sektor pertahanan lainnya yang berkaitan dengan kedaulatan negara.

‎Purbaya menjelaskan pembiayaan iuran tersebut akan disesuaikan dengan pengelolaan anggaran, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian fiskal.

‎"Nanti kita lihat. Kalau nggak cukup, ya kita reorientasi (anggaran APBN) kan. Yang penting adalah kita akan menjaga anggarannya tetep prudent," tutupnya.